JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Tahukah Anda

Siapa yang Tidak Berterima Kasih kepada Manusia Berarti Tidak Bersyukur kepada Allah

Lapang Dada

Apa makna hadits siapa yang tidak berterima kasih kepada manusia berarti tidak bersyukur kepada Allah? Al ‘allaamah Ibnu Baaz رحمه الله menjelaskan tentang makna ini.

Maknanya adalah siapa saja yang tabiat dan akhlaknya enggan untuk berterima kasih kepada manusia maka sungguh dia tidak bersyukur kepada Allah.

Hal ini disebabkan jelek dan kaku perbuatannya, maka sesungguhnya lebih dominan keadaan yang seperti ini padanya, yaitu tidak bersyukur kepada Allah.

BACA JUGA:  Awas, Berersyukur kepada Selain Allah

Yang semestinya dilakukan oleh seorang mukmin adalah berterima kasih atas kebaikan orang-orang yang berbuat baik kepadanya, baik kerabatnya atau orang lain.

Sebagaimana wajib baginya untuk bersyukur kepada Allah subhanahu wata’aala atas kebaikan yang diberikan kepadanya, maka wajib pula baginya untuk berterima kasih kepada manusia atas kebaikan yang pernah diberikan kepadanya.

Allah jalla wa’ala mencintai dari hamba hambaNya orang-orang yang berterima kasih terhadap orang-orang yang berbuat baik kepadanya.

Beliau membalas kebaikan mereka dengan kebaikan pula, sebagaimana yang telah dikatakan oleh nabi shalallahu alaihi wasallam didalam hadits yang shohih:

من صنع إليه معروفا فكافئوه فإن لم تجدوا ما تكافئوه فادعوا له حتى تروا أنكم قد كافأتموه

Barangsiapa yang diberikan suatu perbuatan kebaikan padanya maka balaslah, jika belum mampu maka doakan untuknya kebaikan sampai kalian memandang bahwa kalian sudah membalasnya.

Oleh karena inilah disyari’atkan bagi seorang mukmin untuk mendoakan kebaikan kepada orang yang mendoakan kebaikan untuknya.

Selain itu, harus membalas kebaikan orang-orang yang berbuat baik kepadanya.

BACA JUGA:  Ucapan Balasan Terima Kasih dari Sedekah

Kemudian, memuji dalam bentuk kebaikan sebagai balasan dari perbuatan baik dan perjuangan kebaikan orang tersebut kepadanya.

Maka, ini termasuk akhlak dan perbuatan yang mulia. []

Alih bahasa: Abu Fudhoil ‘Abdurrahman Ibnu ‘umar | Sumber: http://www.binbaz.org.sa/noor/9484 | telegram.me/salafycurup

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Tahukah Anda

Abdullah, dan Abdurrahman, Nama yang Paling Dicintai Allah

Tahukah Anda

5 Obat Hati Menurut Para Ulama

Tahukah Anda

Berapa Jarak Waktu antara Nabi Isa pada Rasulullah?

Tahukah Anda

10 Hal yang Harus Anda Ketahui tentang Ka'bah, Bangunan Paling Mulia di Muka Bumi

Leave a Reply