Mumpung diskon, mumpung ada uang, mumpung ada model baru, kita menjadi gesit membeli pakaian baru.
Begitulah kadang kita membeli pakaian bukan karena kebutuhan, tapi karena menuruti trand, style, diskon, gengsi dan hawa nafsu.
Maka wajar jika kita menjadi lapar mata akan terus merasa kurang dan keinginan kita tak akan pernah ada habisnya.
Padahal jika kita membuka lemari, masih banyak dan bertumpuk pakaian-pakaian kita yang masih bagus dan jarang kita pakai.
BACA JUGA: Pakaian Pertengahan
Oleh karena itu sebagai seorang yang beriman, hendaknya kita bisa mengendalikan hawa nafsu, yaitu membeli pakaian sesuai dengan kebutuhan, bukan sesuai model, trand apa lagi dijadikan koleksi.
Ingatlah bahwa sewaktu-waktu semua itu akan kita tinggalkan, dan hanya kain kafan yang akan kita kenakan.
Bahkan semua nikmat yang kita peroleh kelak juga akan ditanya.
Allah Ta’ala berfirman,
ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ
“Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu).” (QS. At Takatsur: 8).
Sebab itu jadilah pribadi yang selalu bersyukur dan qonaah, karena dengan dua sifat mulia ini kita dapat di jauhkan dari sifat boros, gengsi, haus pujian dan kita akan lebih menghargai apapun yang kita miliki.
Sebaliknya sifat cepat bosan adalah termasuk akhlak yang buruk, karena dengannya dapat melahirnya sifat boros dan menimbulkan banyak ke inginan serta tidak mensyukuri nikmat yang ada.
BACA JUGA: Baju Penuh Tambalan Anak Umar bin Khattab
‘Amr bin al-‘Aash radhiallahu ‘anhu berkata:
لاَ أَمَلُّ ثَوْبِي مَا وَسِعَنِي وَلاَ أَمَلُّ زَوْجَتِي مَا أَحْسَنَتْ عِشْرَتِي وَلاَ أَمَلُّ دَابَّتِي مَا حَمِلَتْ رَحْلِي ( 4 ) إِنَّ الْمِلاَلَ مِنْ سَيِّئِ الأَخْلاَقِ
“Aku tidaklah bosan kepada bajuku selama masih cocok buatku, dan aku tidaklah bosan kepada istriku selama ia masih baik mempergauliku, dan aku tidaklah bosan terhadap tungganganku selama masih memikulku, sesungguhnya bosenan termasuk akhlak yang buruk.” (Tahdziibul Kamaal 22/81, Siyar A’laam An-Nubalaa 3/57, Taarikh Dimasyq 46/183)
Semoga hal ini menjadikan kita lebih banyak bersyukur dan qonaah. selama itu masih dapat kita nikmati maka sudah selayaknya kita syukuri.
Barakalahu fiikum. []
✍️ Habibie Quotes, 09/09/21
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


