JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

7 Dosa yang Membinasakan (2-Habis)

4- Memakan harta anak yatim

Dan salah satu dosa besar yang kerap terjadi adalah memakan harta anak yatim. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Barangsiapa yang memakan harta anak yatim secara zhalim, maka sesungguhnya mereka telah memasukkan api ke dalam perutnya, dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala” (QS. An Nisaa : 10).

Apabila kita telah diberi amanah oleh seseorang untuk mengelola dana untuk keperluan anak yatim, maka janganlah sekali-kali kita berani memakannya dengan cara yang zalim. Apalagi jika kita sampai mengkorupsi harta tersebut, karena Allah telah mengancam orang-orang yang melakukan hal tersebut dengan neraka yang menyala-nyala. Maka berhati-hatilah terhadap harta anak yatim.

BACA JUGA: Dosa Besar: Meminum Khamar

5- Memakan riba

Riba ibarat sebuah duri yang banyak manusia tertusuk olehnya. Akan tetapi anehnya, banyak dari mereka yang tidak merasakan sakitnya. Bahkan mereka merasa manis dengan tusukan-tusukannya. Bunga yang ditawarkan oleh bank-bank konvensional merupakan daya tarik tersendiri bagi orang yang tidak tahu.

Namun sejatinya kita harus mengetahui bahwasannya riba merupakan sebab peperangan yang Allah umumkan kepada hamba-Nya, sebagaimana firman-Nya (yang artinya), “Maka jika mereka tidak mengerjakannya (meninggalkan riba), maka ketahuilah bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu.” (QS. Al Baqarah : 279). Apabila Allah telah mengumumkan peperangan kepada seorang hamba, maka apalagi yang bisa ia lakukan?

6- Melarikan diri dari peperangan

Sungguh pembaca yang budiman, sikap di atas merupakan sikap yang dibenci oleh Allah. Allah mengancamnya dengan firman-Nya (yang artinya), “Barangsiapa yang membelakangi mereka (mundur) di waktu itu, kecuali berbelok untuk siasat perang atau hendak bergabung dengan pasukan yang lain, maka sesungguhnya orang itu kembali dengan kemurkaan Allah, dan tempat kembalinya ialah neraka jahannam, dan amat buruklah tempat kembalinya” (QS. Al Anfal :16). Dan hanya kepada Allah kita memohon keberanian.

BACA JUGA:  Wudhu dan Shalat, 2 Amalan Penghapus Dosa dan Pengangkat Derajat

7- Menuduh wanita mukminah yang suci telah berzina

Allah berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita baik-baik yang lemah dan beriman berbuat zina, maka mereka dilaknat di dunia dan di akhirat dan bagi mereka siksaan yang besar” (QS. An Nur : 23). Maka siapapun orang yang menuduh wanita mukminah telah melakukan perzinaan tanpa bisa mendatangkan empat orang saksi, sungguh dia akan masuk ke dalam ancaman Allah pada ayat di atas apabila ia tidak bertaubat.

Jauhilah ketujuh dosa tersebut maka engkau akan masuk surga. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang kamu dilarang mengerjakannya, niscaya akan kami hapus kesalahan-kesalahanmu dan kami masukkan engkau ke tempat yang mulia (surga)” (QS. An Nisa : 31). []

SUMBER: ALQURAN-SUNNAH

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

Syarat-syarat Pokok Sembelihan yang Halal dalam Islam

Kajian

Tata Cara Sunnah dalam Menyembelih Hewan Kurban

Kajian

Usia Hewan Kurban

Kajian

Hukum Hewan Sembelihan yang Diwakilkan untuk Mayit

Leave a Reply