JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

Adab Murid yang Baik terhadap Gurunya (2-Habis)

4- Bertanya kepada guru

Dahulu dikatakan, “Bertanya dengan baik adalah setengah ilmu.” (Fathul Bari 1/142). Maka, dalam mengajukan pertanyaan, seorang murid pun tetap harus memperhatikan adabnya. . Apabila ada pelajaran yang tidak dipahami maka bertanyalah ke­pada guru dengan baik. Bertanya dengan tenang, tidak tergesa-gesa dan pergunakanlah bahasa yang santun lagi sopan.

Adakalanya murid yang penuh dengan rasa ingin tahu mendesak guru untuk menjawab pertanyaan dengan sejelas-jelasnya, bahkan sampai berdebat. Dalam keadaan demikian, murid perlu memahami bahwa guru adalah manusia biasa. Ia bisa saja lupa ataupun salah.

BACA JUGA: 14 Adab di Dalam Rumah (1)

Syaikh al-Albani berkata: “Kadangkala seorang alim tidak bisa mendatangkan dalil atas se­buah pertanyaan, khususnya apa­bila dalilnya adalah sebuah istinbat hukum yang tidak dinashkan secara jelas dalam al-Qur’an dan Sunnah. Semisal ini tidak pantas bagi penanya untuk terlalu mendalam bertanya akan dalilnya. Menyebutkan dalil adalah wajib ketika realita menuntut demikian. Akan tetapi tidak wajib baginya acapkali ditanya harus menjawab Allah berfirman demikian, Rosul bersabda demikian, lebih-lebih dalam perkara fiqih yang rumit yang diperselisihkan. (Majalah al-Asholah edisi. 8 hal. 76. Lihat at-Ta’liq as-Tsamin hal. 188)

Maka, adab yang harus dijaga oleh seorang murid adalah tetap menghormati guru.

5- Menghormati Guru

Meski guru memiliki kelemahan dan kekurangan, tidak ada alasan bagi seorang murid untuk mengejek ataupun mengolok-oloknya. Panggilah guru dengan panggilan yang baik, tidak menyebut hanya namanya saja apalagi mengejeknya.

Allah berfirman: Janganlah kamu jadikan panggilan Rosul di antara kamu seperti pang­gilan sebahagian kamu kepada seba-hagian (yang lain) … (QS. an-Nur [24]: 63)

BACA JUGA:  3 Adab Meminang dalam islam

Ayat ini adalah pokok untuk membedakan orang yang punya kedudukan dengan orang yang biasa. Harap dibedakan keduanya. (al-Faqih wal Mutafaqqih, Adab at-Tatalmudz hal. 52)

Ketika seorang murid menghormati guru dengan menjaga adabnya, insya Allah, ia dapat memperoleh keberkahan ilmu yang diberikan oleh gurunya tersebut. Tidaklah kebaikan dunia dan akhirat kecuali dapat diraih dengan adab, dan tidaklah tercegah kebaikan dunia dan akhirat melainkan karena kurangnya adab. []

HABIS | SUMBER: AL FURQON

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

Hukum Kotoran Kucing, Apakah Najis?

Kajian

Hukum dan Tata Cara Mengusap Kedua Telinga dalam Wudhu

Kajian

Hukum Mendatangi Tukang Ramal

Kajian

Hukum Lewat di Depan Orang Shalat

Leave a Reply