Ada beberapa syarat berbisnis dengan Allah, antara lain:
1. Ikhlas.
Jadikanlah setiap detik kehidupanmu untuk beribadah kepada Allah dan ikhlaskan karena-Nya. Firman Allah dalam hadis qudsi:
يَا ابْنَ آدَمَ تَفَرَّغْ لِعِبَادَتِي أَمْلَأْ صَدْرَكَ غِنًى وَأَسُدَّ فَقْرَكَ وَإِلَّا تَفْعَلْ مَلَأْتُ صَدْرَكَ شُغْلًا وَلَمْ أَسُدَّ فَقْرَكَ
“Wahai anak Adam, berkonsentrasilah untuk beribadah kepada-Ku maka Aku akan penuhi dadamu dengan kekayaan serta Aku tutup kefakiranmu,
BACA JUGA: Nabi dan Para Sahabat Tetap Berbisnis
dan jika engkau tidak melakukannya maka Aku akan penuhi dadamu dengan kesibukan serta Aku tidak menutup kefakiranmu.” (Musnad Ahmad 8342)
2. Iman dan yakin bahwa berbisnis dengan Allah pasti beruntung besar dan aman di dunia dan akhirat.
Sekalipun tantangannya besar tetapi pada akhirnya beruntung besar. Karena besaran keuntungan bisnis didapat sesuai tingkat resiko yang dihadapi.
Salah satu contohnya, bisnis dengan Allah yang dilakukan oleh ibunya Nabi Musa alaihis salam.
BACA JUGA: 11 Syarat Terkabulnya Doa
Apa yang harus dilakukannya memerlukan keyakinan tingkat tinggi tetapi pada akhirnya membuahkan keuntungan besar dan aman.
أَنِ اقْذِفِيهِ فِي التَّابُوتِ فَاقْذِفِيهِ فِي الْيَمِّ فَلْيُلْقِهِ الْيَمُّ بِالسَّاحِلِ يَأْخُذْهُ عَدُوٌّ لِي وَعَدُوٌّ لَهُ وَأَلْقَيْتُ عَلَيْكَ مَحَبَّةً مِنِّي وَلِتُصْنَعَ عَلَى عَيْنِي
“Yaitu: ‘Letakkanlah ia (Musa) di dalam peti, kemudian lemparkanlah ia ke sungai (Nil), maka pasti sungai itu membawanya ke tepi, supaya diambil oleh (Fir’aun) musuh-Ku dan musuhnya’.
Dan Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari-Ku; dan supaya kamu diasuh di bawah pengawasan-Ku.” (Thaha: 39) []
SUMBER: CHANEL MUSLIM
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


