JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

Niat saat Bekerja

Niat merupakan biji dan tiang amal. Absah dan tidaknya sebuah amal bergantung pada sah dan tidaknya niat. Rasulullah ﷺ bersabda,

“Tanda sahnya amal tergantung pada niat. Setiap orang akan mendapatkan sesuatu sesuai dengan niatnya.”

BACA JUGA:Hukum Suami Menyuruh Istri Bekerja dan Mencari Nafkah

Amal tidak akan dianggap absah kecuali didahului dengan niat. Kualitas amal seorang pekerja tergantung pada niatnya. amal tersebut tidak hanya terfokus pada ibadah, akan tetapi juga meliputi muamalah dan lainnya, amal-amal yang boleh dilakukan, yang bisa diubah dengan niat menjadi ibadah dan bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.

Seseorang yang bekerja dengan niat untuk mendapatkan rezeki dengan bekerja di ladang, di pabrik, kerajinan tangan, atau berdagang, dan lainnya, berarti dia beribadah dan berjihad fisabilillah atau di jalan Allah.

Amalnya diniatkan untuk menjaga dirinya dari hal-hal yang dilarang oleh Allah, berupaya untuk memperkaya dengan rezeki yang halal, mencukupi keluarganya, mengikuti jalan yang adil dan baik dalam berinteraksi dengan makhluk yang lain memberikan nasihat kepada orang-orang muslim dan ikut menyelesaikan kebutuhan mereka, dan mencintai mereka sebagaimana dia mencintai diri sendiri.

BACA JUGA: Orang Mukmin dan Harta Kekayaan

Dikisahkan dalam sebuah hadis: “Seorang mukmin akan diberikan pahala dalam melakukan hal apapun, termasuk suapan yang dimasukkan ke dalam mulut istrinya.” (Ahmad bin hamba, Musnad Ahmad, jilid 1 hal 173) []

Sumber: Meneladani Keunggulan Bisnis Rasulullah, Karya: Dr. Asraf Muhammad Dawwabah, Penerbit: Pustaka Nuun, Cetakan Keempat, Rabiul Awwal 1429 / April 2008

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

4 Keburukan

Kajian

Aurat Lelaki

Kajian

4 Bicara tanpa Pahala

Kajian

Bagaimana Kita Merealisasikan Tauhid yang Sebenarnya?

Leave a Reply