JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

Sedekah dengan Niat Mengharapkan Sesuatu (1)

Sedekah kepada Kerabat

Tidak mengapa menggabungkan banyak niat saat bersedekah. Keutamaan Allah itu luas. Allah menganjurkan kepada hambaNya untuk mendapatkan keutamann-Nya dan bersegera menggapai karomah-Nya. Allah Azza wa Jallah berfirman terkait dengan Nabi Nuh alaihissalam:

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا * يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا * وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا (سورة نوح: 10-12)

“Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirim hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh: 10-12)

BACA JUGA: Sedekah saat Pelit, Sehat, dan Kekurangan, Sebaik-baiknya Sedekah

Ibnu Katsir rahimahullah berkomentar: “Yakni kalau anda semua bertaubat kepada Allah, beristigfar dan menaati-Nya, maka anda akan mendapatkan rizki yang banyak, diturunkan barokah hujan dari langit, ditumbuhkan barokah di bumi, ditumbuhkan bagi kamu tumbuh-tumbuhan, dikeluarkan (susu) untuk kamu serta ditambahi harta dan keturunan. Yakni (Allah) berikan kepada anda harta dan anak-anak. Menjadikan kebun-kebun anda dengan berbagai macam buah-buahan dan dialiri disela-selanya sungai yang mengalir airnya.” (Tafsir Ibnu Katsir, 8/233)

Kalau seorang hamba beristigfar, bertaubat kepadaNya dan mengharap hal itu semua, maka hal itu tidak mengapa insyaAllah.

Qatadah berkata: “Nabi Allah mengetahui bahwa mereka senang (mendapatkan) dunia, sehinga beliau mengatakan, ‘Marilah taat kepada Allah, karena taat kepada Allah akan anda dapatkan dunia dan akhirat.’

BACA JUGA: Sedekah Jadi Sia-sia

Ibnu Subaih berkata: “Seseorang mengeluh kekeringan kepada Hasan, maka beliau mengatakan kepadanya, ‘Beristigfarlah kepada Allah.’ Orang lain mengeluh kemiskinan kepada beliau. Maka beliau mengatakan kepadanya, ‘Beristigfarlah kepada Allah. Orang lain mengatakan, ‘Doakan kepadaku agar Allah memberikan kepada anak. Beliau mengatakan kepadanya, ‘Beristigfarlah kepada Allah. Yang lain mengeluh kering kebunnya. Beliau mengatakan kepadanya, ‘Beristigfarlah kepada Allah. Maka kami mempertanyakan kepada beliau akan (jawaban itu), maka beliau menjawab, ‘Saya tidak mengatakan dari diriku sedikitpun juga. Karena sesungguhnya Allah berfirman, ‘’Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat.” (Al-Jami Li Ahkamil Qur’an, 18/302) []

BERSAMBUNG | SUMBER: ISLAMQA

 

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

4 Keburukan

Kajian

Aurat Lelaki

Kajian

4 Bicara tanpa Pahala

Kajian

Bagaimana Kita Merealisasikan Tauhid yang Sebenarnya?

Leave a Reply