JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Ibadah

Jumlah Rakaat Shalat Dhuha yang Dianjurkan

Hadits #395

عَنْ أَنَسٍ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صلّى الله عليه وسلّم: «مَنْ صَلَّى الضُّحى ثنتي عَشْرَةَ رَكْعةً بَنَى اللهُ لَهُ قَصْراً في الْجَنةِ»، رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ وَاسْتَغْرَبَهُ.

Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa shalat Dhuha sebanyak dua belas rakaat, maka Allah akan membangunkan sebuah istana di surga.” (HR. Tirmidzi) [HR. Tirmidzi, no. 473. Syaikh ‘Abdullah Al-Fauzan dalam Minhah Al-‘Allam, 3:348 menyatakan bahwa sanad hadits ini dhaif].

Hadits #396

وَعَنْ عَائِشَةَ رضي الله عنها قَالَتْ: «دَخَلَ النَّبي صلّى الله عليه وسلّم بَيْتِي، فَصَلَّى الضُّحى ثَمَانِي رَكَعَاتٍ»، رَوَاهُ ابْنُ حِبَّانَ في «صَحِيحِهِ».

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam masuk ke rumahku, kemudian beliau shalat Dhuha delapan rakaat.” (HR. Ibnu Hibban dalam kitab sahihnya) [HR. Ibnu Hibban, 6:272. Syaikh ‘Abdullah Al-Fauzan dalam Minhah Al-‘Allam, 3:348-349 menyatakan bahwa sanad hadits ini dhaif].

BACA JUGA: Bolehkah Melaksanakan Shalat Dhuha Agar Mendapatkan Rezeki?

Faedah hadits

Hadits ini menunjukkan keutamaan shalat Dhuha yang 12 rakaat, tetapi haditsnya dhaif. Begitu pula hadits ini menunjukkan keutamaan shalat Dhuha yang 8 rakaat, sama pula haditsnya dhaif. Sehingga kita cukup berpegangan pada hadits sahih.

Hadits sahih menunjukkan bahwa shalat Dhuha ada yang dua rakaat sebagaimana dalam hadits Abu Dzarr yang telah dibahas sebelumnya, hadits Aisyah juga membicarakan shalat Dhuha yang empat rakaat, juga hadits Anas yang membicarakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan shalat Dhuha enam rakaat.

Ada juga riwayat yang menyebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam shalat Dhuha sebanyak delapan rakaat sebagaimana dalam hadits Ummu Hani.

BACA JUGA: Hukum Melaksanakan Shalat Dhuha Secara Rutin

Berapa jumlah rakaat maksimal untuk shalat Dhuha? Syaikh ‘Abdullah Al-Fauzan berkata bahwa tidak ada batasan rakaat maksimal, paling sedikit adalah dua rakaat, paling banyaknya tidaklah dibatasi.

Karena Dhuha adalah waktu untuk shalat dan menyibukkan waktu dengan shalat adalah amalan yang afdal dan ketaatan yang paling bagus. []

SUMBER: RUMAYSHO

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Ibadah

Jangan Lupa Berdoa di Hari Arafah

Ibadah

Cara Sujud dalam Shalat yang Benar

Ibadah

Membaca Quran Itu

Ibadah

Bolehkah Lakukan Shalat Dhuha dengan Niat untuk Dapatkan Rezeki?

Leave a Reply