JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Muhasabah

Orang Beriman Bisa Hasad?

Iman, Syarat Kalimat Tauhid

Hasad atau iri adalah penyakit hati. Ia bisa muncul pada siapa saja. Bahkan pada orang beriman. Karena hati manusia bisa berubah. Kadang kuat. Kadang lemah.

Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah pernah ditanya, “Apakah orang beriman bisa hasad?”
Beliau menjawab dengan sebuah pelajaran.
“Tidakkah engkau melihat kisah Nabi Yusuf dan saudara-saudaranya?”

BACA JUGA:  Macam-macam Orang yang Hasad

Kisah itu menunjukkan satu hal. Hasad bisa muncul bahkan di lingkungan orang beriman. Ia adalah bagian dari kelemahan jiwa manusia. Namun, yang berbahaya bukan sekadar rasa iri di dalam hati. Yang berbahaya adalah ketika hasad itu keluar melalui lisan dan perbuatan.

Selama rasa iri itu tidak diungkapkan dengan ucapan buruk, tidak mendorong pada kezhaliman, dan tidak melahirkan tindakan menyakiti, maka ia tidak membahayakan. Ia menjadi ujian hati yang harus dilawan.

Jika seseorang mendapati hasad dalam dirinya, jangan putus asa. Jangan pula menuruti perasaan itu. Lawan dengan kesadaran. Lawan dengan iman.

Hiasilah diri dengan takwa. Ingat bahwa semua nikmat adalah pemberian Allah. Dia membagi rezeki dan keutamaan sesuai hikmah-Nya. Apa yang orang lain miliki tidak akan mengurangi bagian kita.

BACA JUGA:  5 Penawar Hasad

Latih diri dengan sabar. Doakan kebaikan untuk orang yang kita iri kepadanya. Paksa hati untuk ridha. Biasakan bersyukur atas nikmat sendiri.

Yang terpenting, bencilah sifat hasad dalam diri. Anggap ia sebagai penyakit. Bukan sesuatu yang wajar untuk dipelihara.

Hati yang bersih adalah sumber ketenangan.
Dan takwa serta sabar adalah obat terbaik untuk mengusir hasad. []

RUJUKAN: FIQIH WANITA OFFICIAL

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Muhasabah

3 Cara Pengobatan Hati Menurut Ibnul Qayyim

Muhasabah

Duhai Diri, Bagaimanakah Engkau di Hari Penghakiman Nanti?

Muhasabah

Hawa Nafsumu

Muhasabah

4 Golongan Manusia dengan Kematian