Islam mengajarkan adab dalam setiap sisi kehidupan, termasuk ketika hendak beristirahat. Tidur bukan sekadar melepas lelah, tetapi juga memiliki tuntunan yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Salah satunya adalah anjuran untuk tidur dengan posisi miring ke kanan dan menghindari kebiasaan tidur tengkurap.
Mengenai hal ini, Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah memberikan penjelasan yang patut menjadi perhatian setiap muslim. Beliau berkata,
“Tidak pantas seseorang tidur tengkurap, lebih-lebih lagi dilakukan di tempat yang terbuka. Karena jika orang banyak melihat tidur semacam itu, mereka tidak suka.”
Kemudian beliau melanjutkan,
“Namun jika seseorang dalam keadaan sakit perut, dengan tidur seperti itu membuat teredam sakitnya, maka seperti itu tidaklah mengapa karena dilakukan dalam keadaan butuh.” (Syarh Riyadhus Shalihin, 4:343).
BACA JUGA: Tidur yang Berpahala: Adab-Adab yang Sering Kita Lupakan
Perkataan beliau menunjukkan bahwa seorang muslim hendaknya menjauhi kebiasaan tidur tengkurap tanpa alasan. Terlebih lagi apabila dilakukan di tempat yang terbuka atau di hadapan banyak orang, karena hal tersebut tidak sesuai dengan adab yang baik.
Meski demikian, syariat Islam tidaklah memberatkan. Apabila seseorang mengalami sakit perut atau kondisi medis tertentu yang membuat posisi tengkurap lebih nyaman dan dapat membantu meredakan rasa sakitnya, maka ia dibolehkan melakukannya. Dalam kondisi seperti ini, kebolehan tersebut diberikan karena adanya kebutuhan.
BACA JUGA: Agar Didoakan Malaikat Ketika Tidur
Hal ini menunjukkan salah satu keindahan syariat Islam. Di satu sisi, Islam mengajarkan adab dan sunnah yang terbaik. Namun di sisi lain, Islam juga memberikan kemudahan ketika seseorang memiliki uzur atau kebutuhan yang nyata.
Karena itu, selama tidak ada kebutuhan, hendaknya seorang muslim membiasakan diri tidur sesuai tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu dengan berbaring di atas sisi kanan tubuh. Adapun jika kondisi kesehatan mengharuskan posisi yang berbeda, maka tidak mengapa untuk mengambil keringanan tersebut. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


