Tahajjud adalah ibadah yang dicintai Allah. Namun, tidak sedikit kaum Muslimin yang mengaku ingin mengerjakannya, tetapi selalu kalah oleh rasa kantuk. Padahal, para ulama salaf telah memberikan banyak nasihat tentang sebab seseorang dimudahkan atau justru dihalangi dari qiyamul lail.
Berikut sepuluh cara agar Allah memudahkan kita bangun untuk melaksanakan tahajud.
1. Tinggalkan Maksiat pada Siang Hari
Inilah nasihat yang paling sering diulang oleh para ulama salaf. Dosa menjadi penghalang terbesar seseorang untuk bangun malam.
Seorang lelaki berkata kepada Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah, “Wahai Abu Sa’id, aku tidak mampu mengerjakan qiyamul lail.”
Beliau menjawab, “Dosa-dosamu telah membelenggumu.”
Maksiat membuat hati menjadi berat untuk taat, termasuk bangun pada sepertiga malam.
BACA JUGA: Betapa Tahajjud Itu ..
2. Tidurlah dengan Niat yang Ikhlas
Niat yang benar adalah awal dari segala amal. Sebelum memejamkan mata, tanamkan tekad bahwa tidur hanyalah sarana agar tubuh kuat beribadah kepada Allah.
Sebagian salaf mengatakan bahwa siapa yang jujur niatnya kepada Allah, Allah akan membantunya mewujudkan niat tersebut.
3. Jangan Berlebihan Makan di Malam Hari
Perut yang terlalu kenyang membuat tidur semakin lelap dan tubuh menjadi malas bangun.
Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan bahwa terlalu banyak makan termasuk sebab yang melemahkan semangat beribadah dan mengeraskan hati.
Karena itu, makanlah secukupnya, terutama saat makan malam.
4. Tidurlah Lebih Awal
Rasulullah ﷺ tidak menyukai begadang tanpa keperluan. Tidur lebih awal memberi kesempatan tubuh untuk beristirahat sehingga lebih mudah bangun sebelum Subuh.
Para salaf juga dikenal menjaga waktu malam mereka dengan baik agar tidak kehilangan qiyamul lail.
5. Perbanyak Dzikir sebelum Tidur
Biasakan membaca dzikir petang dan dzikir sebelum tidur, seperti Ayat Kursi, tiga surat terakhir Al-Qur’an, tasbih, tahmid, dan takbir sebagaimana diajarkan Rasulullah ﷺ.
Hati yang dipenuhi dzikir lebih mudah dibangunkan untuk beribadah.
6. Ingat Besarnya Keutamaan Tahajud
Semakin seseorang mengetahui besarnya pahala suatu amal, semakin besar pula semangatnya untuk mengerjakannya.
Ibrahim bin Adham rahimahullah berkata, “Apabila hati telah mengenal balasan yang ada di sisi Allah, maka ringanlah segala kesulitan.”
Mengingat pahala qiyamul lail akan mengalahkan rasa malas.
7. Berdoalah agar Allah Membangunkanmu
Bangun malam adalah taufik dari Allah. Karena itu, mintalah kepada-Nya setiap hari agar dimudahkan mengerjakan tahajud.
Tidak sedikit ulama salaf yang memohon pertolongan Allah untuk dapat istiqamah dalam ibadah malam.
8. Berteman dengan Orang-orang yang Rajin Tahajud
Lingkungan memiliki pengaruh yang besar terhadap semangat ibadah. Berteman dengan orang-orang saleh akan membuat kita termotivasi memperbaiki diri.
Sufyan Ats-Tsauri rahimahullah mengatakan bahwa melihat orang saleh saja sudah dapat mengingatkan seseorang kepada akhirat.
9. Jangan Meremehkan Dosa-dosa Kecil
Fudhail bin ‘Iyadh rahimahullah berkata, “Jika engkau tidak mampu qiyamul lail dan tidak mampu berpuasa pada siang hari, ketahuilah bahwa engkau telah terhalangi oleh dosa-dosamu.”
Ucapan ini menjadi pengingat agar kita tidak meremehkan dosa sekecil apa pun, karena bisa menjadi penghalang datangnya taufik.
BACA JUGA: Saudaraku, Tahajjud-lah!
10. Biasakan Bangun Sedikit demi Sedikit
Jangan langsung menargetkan tahajud yang panjang jika belum terbiasa. Mulailah dengan bangun 15 atau 20 menit sebelum azan Subuh, shalat dua rakaat dengan khusyuk, lalu tutup dengan witir jika belum berwitir.
Para ulama salaf sangat menyukai amalan yang kontinu meskipun sedikit. Istikamah lebih dicintai Allah daripada semangat yang besar tetapi hanya sesaat.
Tahajud bukan sekadar soal kuat menahan kantuk, melainkan buah dari hati yang bersih dan dekat kepada Allah. Karena itu, jika seseorang ingin dimudahkan bangun malam, jangan hanya mengandalkan alarm.
Bersihkan hati dari maksiat, jaga adab sebelum tidur, perbanyak doa, dan mohonlah taufik kepada Allah. Sebab, hanya orang yang diberi pertolongan-Nya yang akan merasakan manisnya bermunajat kepada Rabb semesta alam di keheningan sepertiga malam terakhir. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


