Banyak orang ingin membiasakan shalat Dhuha, tetapi masih bingung kapan waktu yang paling tepat untuk mengerjakannya.
Shalat Dhuha adalah shalat sunnah yang waktunya dimulai setelah matahari naik setinggi tombak, yaitu beberapa saat setelah matahari terbit.
Rasulullah ﷺ bersabda:
صَلَاةُ الْأَوَّابِينَ حِينَ تَرْمَضُ الْفِصَالُ
“Shalatnya orang-orang yang kembali kepada Allah adalah ketika anak-anak unta kepanasan.” (HR. Muslim no. 748)
BACA JUGA: Batas Waktu Shalat Dhuha, Kapan?
Hadis ini menunjukkan bahwa waktu Dhuha tidak hanya berada di awal pagi. Ada waktu yang lebih utama, yaitu ketika matahari sudah semakin tinggi dan panas mulai terasa.
Secara umum, shalat Dhuha dapat dikerjakan sekitar 15–20 menit setelah matahari terbit hingga menjelang masuk waktu Zuhur.
Namun, jika ingin mencari waktu yang lebih utama, kerjakan ketika matahari sudah cukup tinggi, sekitar pukul 08.00–10.00, dengan menyesuaikan waktu terbit matahari di daerah masing-masing.
Jangan terpaku pada angka jam.
Sebab waktu terbit matahari berbeda-beda di setiap tempat dan setiap tanggal.
Yang terpenting adalah jangan mengerjakannya sebelum matahari terbit atau tepat ketika matahari sedang berada di titik terlarang untuk shalat.
Dhuha juga bukan sekadar amalan untuk mengejar rezeki.
Ia adalah bentuk syukur kepada Allah atas nikmat yang diberikan kepada kita.
BACA JUGA: Shalat Dhuha 4 Rakaat Itu
Rasulullah ﷺ bersabda bahwa setiap persendian manusia memiliki kewajiban sedekah setiap hari, dan dua rakaat Dhuha mencukupi hal tersebut. (HR. Muslim no. 720)
Maka, jika pagi telah datang, jangan biarkan ia berlalu tanpa mengingat Allah.
Dua rakaat mungkin terasa ringan.
Namun, bisa menjadi sebab besar datangnya keberkahan dalam kehidupan. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


