JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Hadist

Hadist: Munafik Sejati

Munafik

Di antara nasihat agung Rasulullah ﷺ yang patut selalu kita renungkan adalah hadits tentang empat sifat yang menjadi ciri kemunafikan. Hadits ini bukan untuk membuat seorang Muslim putus asa, tetapi sebagai cermin agar kita senantiasa mengoreksi diri.

Diriwayatkan dari Abdullah ibn Amr ibn al-As radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Nabi ﷺ bersabda:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَرْبَعٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ كَانَ مُنَافِقًا أَوْ كَانَتْ فِيهِ خَصْلَةٌ مِنْ أَرْبَعَةٍ كَانَتْ فِيهِ خَصْلَةٌ مِنْ النِّفَاقِ حَتَّى يَدَعَهَا إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ وَإِذَا عَاهَدَ غَدَرَ وَإِذَا خَاصَمَ فَجَرَ

“Ada empat perkara, siapa yang ada padanya maka ia memiliki sifat munafik. Dan siapa yang memiliki salah satu darinya, maka pada dirinya ada satu sifat kemunafikan sampai ia meninggalkannya: apabila berbicara ia berdusta, apabila berjanji ia mengingkari, apabila membuat kesepakatan ia berkhianat, dan apabila berselisih ia berbuat curang.” (HR. Sahih al-Bukhari no. 2459)

BACA JUGA:  Hadist: Mukmin dengan Mukmin Lainnya

Hadits ini menjelaskan tentang nifaq amali (kemunafikan dalam amal), yaitu sifat-sifat buruk yang menyerupai perilaku orang munafik, bukan serta-merta menjadikan seseorang keluar dari Islam. Namun, sifat-sifat ini sangat berbahaya karena merusak hati dan akhlak.

Pertama, berdusta saat berbicara. Kejujuran adalah fondasi iman, sedangkan dusta adalah awal kerusakan.

Kedua, ingkar janji. Janji adalah amanah. Ketika seseorang mudah mengucapkan janji namun tidak menepatinya, kepercayaan orang lain akan hilang.

Ketiga, berkhianat dalam kesepakatan. Ini mencakup segala bentuk pelanggaran amanah, baik dalam urusan pribadi, pekerjaan, maupun muamalah.

BACA JUGA: Hadist “Aku Beriman kepada Allah, Lalu Istiqamahlah”

Keempat, curang saat berselisih. Ketika emosi memuncak, sebagian orang rela melampaui batas, memutarbalikkan fakta, bahkan menzalimi pihak lain.

Hadits ini hendaknya menjadi bahan muhasabah. Jika ada salah satu sifat ini dalam diri kita, segeralah bertaubat dan berusaha meninggalkannya. Sebab, seorang mukmin sejati selalu berusaha menjaga lisannya, janjinya, amanahnya, dan akhlaknya.

Semoga Allah membersihkan hati kita dari sifat-sifat kemunafikan dan menghiasi diri kita dengan akhlak orang-orang beriman. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Hadist

Hadist: Mukmin dengan Mukmin Lainnya

Hadist

Hadits: Jangan Mengharap Kematian karena Musibah

Hadist

Hadist “Aku Beriman kepada Allah, Lalu Istiqamahlah”

Hadist

Hadist: Apabila Engkau Sakit