Berdoa merupakan salah satu bentuk ibadah yang menunjukkan ketergantungan seorang hamba kepada Allah SWT. Setiap Muslim tentu memiliki berbagai hajat yang ingin disampaikan, baik berkaitan dengan urusan dunia maupun akhirat. Namun, tahukah kita bahwa Rasulullah ﷺ pernah mengajarkan sebuah amalan berupa bacaan tasbih, tahmid, dan takbir sebelum memanjatkan doa?
Amalan ini diriwayatkan dari Ummu Sulaim radhiyallahu ‘anha ketika beliau meminta Rasulullah ﷺ mengajarkan kalimat-kalimat yang dapat dibaca dalam shalat.
BACA JUGA: Apakah Doa Bisa Mengubah Takdir?
Ummu Sulaim Meminta Amalan Doa kepada Rasulullah ﷺ
Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Ummu Sulaim radhiyallahu ‘anha pernah mendatangi Rasulullah ﷺ dan meminta diajarkan bacaan untuk berdoa dalam shalat.
Rasulullah ﷺ kemudian bersabda:
بِسَبِّحِي اللَّهَ عَشْرًا، وَاحْمَدِي اللَّهَ عَشْرًا، وَكَبِّرِي اللَّهَ عَشْرًا، ثُمَّ سَلِي اللَّهَ حَاجَتَكِ
“Bertasbihlah kepada Allah sepuluh kali, bertahmidlah sepuluh kali, dan bertakbirlah sepuluh kali. Kemudian mintalah kepada Allah apa yang menjadi kebutuhanmu.”
(HR. At-Tirmidzi dan Ahmad, sebagaimana disebutkan dalam riwayat tersebut).
Hadis ini mengajarkan bahwa seorang Muslim dapat mengawali permohonannya dengan memuji dan mengagungkan Allah SWT.
Tiga Bacaan Zikir yang Dianjurkan
Ada tiga bacaan yang diajarkan Rasulullah ﷺ dalam hadis tersebut.
Pertama, membaca tasbih sebanyak sepuluh kali dengan mengucapkan سُبْحَانَ اللَّهِ (Subhanallah). Bacaan ini merupakan bentuk penyucian Allah dari segala kekurangan.
Kedua, membaca tahmid sepuluh kali dengan mengucapkan الْحَمْدُ لِلَّهِ (Alhamdulillah) sebagai ungkapan pujian dan rasa syukur atas seluruh nikmat-Nya.
Ketiga, membaca takbir sepuluh kali dengan mengucapkan اللَّهُ أَكْبَرُ (Allahu Akbar) untuk mengagungkan kebesaran Allah SWT.
Setelah itu, seorang Muslim dapat memohon hajatnya kepada Allah dengan penuh harap dan kerendahan hati.
BACA JUGA: Penghalang-penghalang Doa
Memuji Allah Sebelum Memanjatkan Doa
Mengawali doa dengan memuji Allah merupakan bagian dari adab berdoa. Hal ini juga sejalan dengan firman Allah dalam Al-Qur’an:
“Dan hanya milik Allah nama-nama yang terbaik, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut nama-nama-Nya.” (QS. Al-A’raf: 180).
Syekh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di dalam tafsirnya menjelaskan bahwa ayat ini mengandung anjuran untuk berdoa kepada Allah dengan menyebut nama-nama-Nya yang indah sesuai dengan permohonan yang disampaikan.
Karena itu, jangan hanya mengingat Allah ketika sedang membutuhkan sesuatu. Perbanyaklah tasbih, tahmid, dan takbir dalam kehidupan sehari-hari.
Amalan yang diajarkan Rasulullah ﷺ ini mengingatkan kita bahwa sebelum meminta sesuatu, sudah sepantasnya seorang hamba mengagungkan Allah, bersyukur atas nikmat-Nya, dan menggantungkan seluruh harapannya hanya kepada-Nya. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


