Ibnu Taimiyah mengatakan bahwa zuhud itu berarti meninggalkn segala sesutu yang tidak memiliki manfaat akhirat.
Orang yang zuhud akan merasa cukup dengan apaun yang Allah berikan padanya. Fokus hidupnya di dunia adalah bagaimana ia berusaha meraih kemuliaan akhirat.
Ibnul Qayyim juga pernah berkata bahwa zuhud terhadap dunia adalah salah satu bukti kecintaan seorang hamba terhadap akhirat.
Sifat zuhud akan tumbuh pada diri seseorang ketika menyadari dua hal penting, yaitu:
1. Menyadari bahwa dunia ini sebenarnya hina dan hanya sekejap saja. Semewah dan semegah apapun dunia dimiliki, ia akan ditinggalkan dan akan sirna.
2. Menyadari bahwa akhirat pastilah datang. Dan segala kebahagiaan dan kenikmatan akhirat bersifat kekal dan mulia.
Bukankah Allah Ta’ala telah berfirman:
وَالْاٰخِرَةُ خَيْرٌ وَّاَبْقٰىۗ
“Padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.” (QS. Al A’la: 17)
Dimanakah dunia kita simpan? Masihkah menguasai hati?
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


