Perhatikanlah nasihat soal mengeluarkan perkataan yang tidak baik.
Keselamatan ada pada menjaga lidahnya, sebab perkataan adalah penerjemah ia akan mengungkapkan apa yang tersimpan di dalam sanubarinya serta mengabarkan apa yang disimpan dalam hati.
Ali bin Abi Tholib juga berkata, “Lidah adalah tolak ukur yang diremehkan oleh kebodohan dan diunggulkan oleh akal.”
Diriwayatkan dari Uqbah bin Amir, ia berkata, “Aku bertanya wahai Rasulullah apa keselamatan itu? Beliau bersabda, ‘Jagalah lidahmu, hendaknya rumahmu membuatmu lapang dan menangislah atas kesalahanmu.” (HR. Tirmidzi)
Sebagaimana Rasulullah mewasiatkan sejumlah amalan kepada pemuda Muadz bin Jabal, beliau bersabda, “Maukah aku beritahukan kepadamu penghimpun semua itu?”
Muadz menjawab, “Ya.”
Beliau memegang lidahnya dan bersabda, “Jagalah ini atas dirimu.”
Muadz berkata, “Wahai Nabi Allah, akankah kita dihukum atas apa yang kita ucapkan?”
Beliau bersabda, “Celaka engkau wahai Muadz, tidakkah orang orang ditelungkupkan wajah mereka ke neraka kecuali akibat dari lidah mereka?” (HR. Ibnu Majah) []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


