JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Sirah

Abdurrahman bin Auf pada Nabi: Sebanyak Tuhan dan Rasul-Nya yang Telah janjikan

Ketika Nabi memutuskan untuk mengirim pasukan ke Tabuk, diperlukan logistic yang sama besarnya dengan pasukan Bizantium. Tahun itu di Madinah sedang terjadi kekeringan dan kesulitan paling dashyat.

Perjalanan menuju Tabuk terasa panjang, lebih dari seribu kilometer. Logistik tidak mencukupi. Transportasi sangat mahal sehingga sekelompok Muslim datang kepada Nabi yang memohon untuk pergi bersamanya tapi Nabi harus menolak keikutsertaan mereka karena dia tidak bisa menemukan transportasi untuk mereka.

Orang-orang ini sedih dan kemudian dikenal sebagai Bakka’in atau Orang Tewas dan tentara itu sendiri disebut Tentara Kesulitan (‘Usrah).

BACA JUGA: Abdurrahman bin Auf, Sahabat Rasulullah paling Kaya

Kemudian Nabi memanggil rekan-rekannya untuk memberi kemurahan hati untuk usaha perang di jalan Alah dan meyakinkan mereka bahwa mereka akan diberi ganjaran. Tanggapan umat Islam terhadap panggilan Nabi sangat bersegera dan murah hati.

Abdurahman bin Auf maju. Dia menyumbangkan dua ratus awqiyyah emas dimana Umar ibn al-Khattab berkata kepada Nabi: “Aku rasa Abdurahman melakukan kesalahan, dia tidak meninggalkan apapun untuk keluarganya.”

“Apakah kau sudah meninggalkan sesuatu untuk keluargamu, Abdurahman ?” tanya Nabi.

BACA JUGA: Mahar Abdurrahman bin Auf untuk Menikah

“Ya,” jawab Abdurahman . “Aku telah meninggalkan lebih dari apapun yang bisa kuberikan.”

“Berapa banyak?” tanya Nabi.

“Sebanyak Tuhan dan Rasul-Nya telah janjikan untuk mendapatkan rezeki, kebaikan dan pahala,” jawab Abdurahman . []

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Sirah

6 Jiwa Suci dari Bumi Yatsrib

Sirah

Kabilah-kabilah yang Ditawari Islam

Sirah

Tertidur saat Ingin Menonton

Sirah

Di Depan Pendeta Bahîrâ

Leave a Reply