JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Yaumul Hisab

2 Hal yang Ditimbang di Akhirat

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يُوْضَعُ الْمِيْزَانُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، فَلَوْ وُزِنَ فِيْهِ السَّمَوَاتُ وَالأَرْضُ لَوَسِعَتْ، فَتَقُوْلُ الْمَلاَئِكَةُ: يَا رَبِّ! لِمَنْ يَزِنُ هَذَا؟ فَيَقُوْلُ اللهُ تَعَالَى: لِمَنْ شِئْتُ مِنْ خَلْقِيْ، فَتَقُوْلُ الْمَلاَئِكَةُ: سُبْحَانَكَ مَا عَبَدْنَاكَ حَقَّ عِبَادَتِكَ.

“Pada hari Kiamat, mizan akan ditegakkan. Andaikan ia digunakan untuk menimbang langit dan bumi, niscaya ia akan tetap lapang. Maka Malaikat pun berkata, “Wahai Rabb-ku, untuk siapa timbangan ini?” Allah berfirman: “Untuk siapa saja dari hamba-hamba-Ku.” Maka Malaikat berkata, “Maha suci Engkau, tidaklah kami dapat beribadah kepada-Mu dengan sebenar-benarnya,” (HR. Hakim dan dishahihkan al-Albani).

Mengenai apa yang ditimbang kelak di hari kiamat, setidaknya ada pendapat ulama yang berbeda dalam hal ini.

BACA JUGA: Inilah Kunci Kebahagiaan Hidup Dunia Akhirat

1- Amal

Kelak di hari kiamat amal baik maupun buruk manusia akan dijadikan sesuatu yang berwujud, lalu diletakkan di atas daun timbangan.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كَلِمَتَانِ حَبِيبَتَانِ إِلَى اَلرَّحْمَنِ, خَفِيفَتَانِ عَلَى اَللِّسَانِ, ثَقِيلَتَانِ فِي اَلْمِيزَانِ, سُبْحَانَ اَللَّهِ وَبِحَمْدِهِ , سُبْحَانَ اَللَّهِ اَلْعَظِيمِ

“Dua kalimat yang yang dicintai Allah ar-Rahman, ringan di lisan dan berat di timbangan, yaitu Subhaanallahi wa bihamdih, subhaanallahil ‘azhiim (artinya: “Maha Suci Allah sambil memuji-Nya dan Maha Suci Allah Yang Maha Agung),” (HR. Bukhari 6406 dan Muslim 2694).

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا مِنْ شَيْءٍ يُوضَعُ فِي المِيزَانِ أَثْقَلُ مِنْ حُسْنِ الخُلُقِ

Tidak ada sesuatu yang lebih berat ketika diletakkan di mizan, melebihi akhlak yang mulia, (HR. Turmudzi 2003, Ibnu Hibban 481 dan dihasankan Syuaib al-Arnauth).

Dan Allah kuasa untuk menciptakan amal yang sifatnya abstrak menjadi sesuatu yang berwujud (konkrit).

Pendapat ini dinilai lebih kuat oleh al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalani. Beliau mengatakan,

والصحيح أن الأعمال هي التي توزن

Yang benar, yang ditimbang kelak di hari kiamat adalah amal.

Kemudian beliau menyebutkan hadis Abu Darda di atas, (Fathul Bari Syarh Shahih Bukhari, 13/539).

Fisik pelaku amal

Ada juga dalil yang menunjukkan bahwa yang ditimbang kelak di hari akhir adalah badan para hamba. Sedangkan berat dan ringannya, tergantung dari kekuatan imannya.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّهُ لَيَأْتِي الرَّجُلُ الْعَظِيْمُ السَّمِيْنُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لاَ يَزِنُ عِنْدَ اللهِ جَنَاحَ بَعُوْضَةٍ

“Sesungguhnya pada hari Kiamat nanti ada seorang laki-laki yang besar dan gemuk, tetapi ketika ditimbang di sisi Allah, tidak sampai seberat sayap nyamuk,” (HR. Bukhari 4729 dan Muslim 2785).

BACA JUGA: Yaumul Hisab

Kejadian ini seperti firman Allah di surat al-Kahfi,

فَلاَ نُقِيْمُ لَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَزْنًا

“Dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari Kiamat,” (QS. al-Kahfi: 105). []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Yaumul Hisab

Lapangnya Kubur Orang-orang Mukmin Sesuai dengan Amal-amal Mereka

Yaumul Hisab

Kini Radio, HP, TV, Bisa Bersuara, Besok Tangan Anda

Yaumul Hisab

Perjalanan Ruh setelah Mati

Yaumul Hisab

Untuk Siapa Kamar-kamar di Surga?

Leave a Reply