Intinya, seseorang dinamakan bersyukur ketika ia memenuhi tiga rukun syukur:
(1) Mengakui nikmat tersebut secara batin (dalam hati),
BACA JUGA: Saudaraku, Menjadi Manusia yang Syukur atau Kufur?
2) Membicarakan nikmat tersebut secara zhohir (dalam lisan), dan
(3) Menggunakan nikmat tersebut pada tempat-tempat yang diridhai Allah (dengan anggota badan).
Abul ‘Abbas Ibnu Taimiyah mengatakan,
وَأَنَّ الشُّكْرَ يَكُونُ بِالْقَلْبِ وَاللِّسَانِ وَالْجَوَارِحِ
“Syukur haruslah dijalani dengan mengakui nikmat dalam hati, dalam lisan dan menggunakan nikmat tersebut dalam anggota badan. ” (Majmu’ Al Fatawa, 11: 135)
BACA JUGA: 2 Cara Bersyukur pada Allah
Semoga Allah menjadikan kita sebagai hamba Allah yang pandai bersyukur atas berbagai nikmat. []
SUMBER: RUMAYSHO
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


