JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

7 Hal yang Harus Dilakukan Ketika Hati Terasa Futur

Futur adalah kondisi menurunnya semangat dalam beribadah, yang hampir pasti pernah dialami setiap Muslim. Bahkan para sahabat pun merasakannya. Oleh karena itu, futur bukanlah tanda kebinasaan, melainkan ujian yang harus dihadapi dengan ilmu dan kesabaran. Yang berbahaya adalah jika seseorang membiarkan dirinya terus larut tanpa upaya untuk bangkit.

Berikut tujuh langkah yang bisa dilakukan saat hati mulai terasa futur:

1. Mengingat Kembali Tujuan Hidup

Renungkan kembali bahwa kita diciptakan untuk beribadah kepada Allah. Dunia hanyalah sementara, sedangkan akhirat adalah tujuan utama. Mengingat ini akan membantu meluruskan niat dan membangkitkan semangat.

2. Memperbanyak Dzikir

Hati yang futur seringkali disebabkan karena lalai dari mengingat Allah. Perbanyaklah dzikir, karena dengan dzikir hati menjadi tenang dan hidup kembali.

BACA JUGA:  3 Sebab Futur

3. Tetap Menjaga Ibadah Wajib

Saat futur, jangan sampai meninggalkan yang wajib. Shalat lima waktu harus tetap dijaga. Ini adalah fondasi utama yang tidak boleh runtuh dalam kondisi apa pun.

4. Mengurangi Beban Ibadah Sunnah Sementara

Jika terasa berat, kurangi amalan sunnah namun tetap konsisten. Rasulullah ﷺ melalui Rasulullah Muhammad mengajarkan bahwa amalan yang paling dicintai Allah adalah yang kontinu meskipun sedikit.

5. Mencari Lingkungan yang Baik

Bergaul dengan orang-orang shalih dapat membantu menguatkan iman. Lingkungan sangat mempengaruhi kondisi hati, maka pilihlah teman yang mengingatkan kepada kebaikan.

BACA JUGA:  4 Penyebab Futur Seorang Muslim

6. Membaca Al-Qur’an dan Tadabbur

Al-Qur’an adalah obat bagi hati. Luangkan waktu untuk membaca dan merenungi maknanya. Ayat-ayat Allah mampu melembutkan hati yang keras dan membangkitkan iman yang lemah.

7. Berdoa Memohon Keteguhan Hati

Jangan meremehkan doa. Mintalah kepada Allah agar diberikan keistiqamahan. Salah satu doa yang diajarkan adalah: “Ya Muqallibal qulub, tsabbit qalbi ‘ala dinik” (Wahai Yang Membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu).

Futur bukan akhir dari perjalanan, melainkan bagian dari ujian iman. Yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapinya. Bangkitlah perlahan, tetap istiqamah, dan jangan pernah putus asa dari rahmat Allah. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

Manhaj Al-Qur’an

Kajian

Apakah Orang yang Pikun akan Diberikan Pahala?

Kajian

Bagaimana Kedudukan Amal-amal Baik yang Dulu Dilakukan oleh Orang yang Pikun?

Kajian

Penghambat-penghambat Rezeki Menurut Ulama Salaf