JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Audio

Bisa Bahagia dengan Harta? oleh Ustadz Musyafa Ad-Darimy

Dalam hal kepemilikan atas harta, kepemilikan manusia bersifat istikhlaf, artinya posisinya sebagai wakil dari pemilik yang sesungguhnya, yaitu Allah. Karenanya harta wajib diperoleh, dikembangkan, dan digunakan sesuai dengan kehendak Allah (QS Nisa: 29, al-Taubah: 104).

Manusia dianugerahi kehendak (iradah) dan banyak nafsu (syahwah muta‘addidah) terkait harta, baik suka terhadap harta (dzatnya), memiliknya, maupun suka menggunakan dan atau mengambil manfaatnya (QS Ali ‘Imran: 14 dan al-Fajr: 19-10).

BACA JUGA:  Harta Kita yang Sesungguhnya

Jika tidak memiliki sikap berterima kasih kepada Allah (al-syukr), sabar, zuhud, dan qana‘ah, manusia merupakan makhluk yang tidak pernah puas terhadap apa yang ia miliki.

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Audio

Orang yang Dipuji Allah, Siapa Dia?, oleh: Dr. Firanda Andirja Abidin, Lc., M.A.

Audio

Lisan Orang yang Beriman, oleh: Ustadz Adi Hidayat, Lc., MA.

Audio

Keutamaan Istighfar 3x Sebelum Tidur, oleh: Prof. Dr. Khalid Basalamah, Lc., M.A.

Audio

Sebab Datangnya Rezeki kepada Kita, oleh: Dr. Firanda Andirja Abidin, Lc., M.A.

Leave a Reply