JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Uncategorized

Hasad yang Menyakitkan

Sungguh kasihan engkau sang hasud (iri hati) betapa sulitnya hidupmu!

Pandanganmu selalu tertuju kepada orang lain dan hatimu selalu tersibuk kan dengan urusannya.

Engkau memperhatikan semua kebaikan orang lain, semakin baik maka engkau semakin tersakiti.

Hidupmu penuh dengan kegundahan, gundah sebelum tidur, gundah bangun dari tidur dan gundah kembali ketika hendak tidur.

BACA JUGA: 4 Ciri Orang Munafik

Sungguh benar perkataan seseorang: “Manusia yang paling panjang kegundahannya adalah sang hasud (iri hati).”

Engkau musam ketika ia tersenyum, engkau menangis ketika ia tertawa dan engkau sakit ketika ia bahagia.

Wahai sang hasud apa yang terjadi pada dirimu?

Apakah kau lupa bahwa segala sesuatu telah ditakdirkan oleh Allah Ta’ala..

Rizkinya tidak akan mengurangi rizkimu dan nikmatnya tidak akan mengurangi nikmatmu.

Bukankah hasad di jajarkan dengan iblis yang terla’nat hingga tidak mau sujud kepada nabi Adam alaihi salam.. Kemudian engkau ingin di samakan dengan sifat iblis?

Bukankah hasad yang membuat Qobil membunuh Habil dan itu pembunuhan pertama dari anak Adam kemudian engkau ingin mewariskannya?

Bukankah Allah Ta’ala berfirman: “… dari keburukan orang yang hasad apabila melampiaskan hasadnya”, apakah engkau ingin termasuk dalam firman tersebut yang disuruh oleh Allah berlindung darinya? Subhanallah!

Wahai hasud ada apa denganmu?

Berhentilah dan perbaikilah jiwamu yang kotor, sungguh Allah melihatnya dan mengetahuinya.

Jadilah seperti orang-orang yang dipuji oleh Allah dari kalangan sahabat dengan bersihnya hati mereka dari hasad.

Terimalah takdir Allah dan pembagiannya kepada seluruh manusia lantaran hal tersebut sangat menenangkan.

BACA JUGA: Haramnya Sifat Dengki

Sibukkanlah dengan selalu melihat nikmat yang ada padamu dan jauhilah sifat ingin tahu urusan orang lain.

Memang setiap hati memiliki hasad namun jadilah orang yang mulia dengan melawannya.

لا يخلو الجسد من الحسد و لكن الكريم يخفيه و اللئيم يبديه

“Tidak lepas hati dari hasad namun orang yang mulia menyembunyikan nya sedangkan orang hina memperlihatkannya.”

Semoga bermanfaat. []

Akhukum Abu Badar Bajri

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Uncategorized

Orang-Orang yang Masuk Surga tanpa Hisab

Uncategorized

Larangan Dengki

Uncategorized

Tangis di Abwa

Uncategorized

Mengabaikan Ucapan Buruk Orang Lain kepadamu

Leave a Reply