JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Ibrah

Keteledanan dari Nabi Ayyub

Nabi Ayyub a.s. adalah keturunan Nabi Ishaq a.s. bin Ibrahim a.s. Beliau adalah seorang nabi yang kaya raya. Binatang ternaknya banyak. Meski ladangnya luas, beliau tidak pernah sombong.

Beliau terkenal sabar dan dermawan. Suka menolong fakir miskin, yatim piatu, dan orang-orang yang membutuhkan.

BACA JUGA: Nabi Musa, dari kecil Hingga Dibesarkan Fir’aun

Nabi Ayyub pernah mendapat ujian dari Allah dengan jatuh miskin, meski miskin, beliau tidak mengemis, imannya tidak goyah karena nabi Ayyub ingat ketika lahir tidak membawa apa apa.

Karena keimanan yang kuat tidak goyah, kaya miskin merupakan ujian bagi manusia.

Dalam surat al anbiya ayat 35 disebutkan :

وَنَبْلُوكُم بِٱلشَّرِّ وَٱلْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ………

“Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.”

Nabi ayyub baik tatkala kaya maupun miskin.

Kemudian, Nabi Ayyub a.s. diuji dengan penyakit kulit, sehingga orang-orang menjauhinya bahkan, membuang Nabi Ayyub a.s. ke padang pasir yang jauh dari keramaian penduduk karena takut tertular penyakit.

Setelah itu, putra-putrinya meninggal dunia. Sekali pun musibah silih berganti, tetapi tidak membuat dirinya lupa beribadah dan memuji Allah Swt.

BACA JUGA:  3 Hal Kebaikan dalam 1 Hadist Nabi

Empat Sikap Teladan nabi Ayyub

Nabi Ayyub a.s. adalah orang yang kaya raya tapi tidak sombong.
Nabi Ayyub a.s. selalu sadar bahwa ketika kaya atau miskin adalah ujian Allah Swt.
Nabi Ayyub a.s. adalah orang yang rajin dan pekerja keras.
Nabi Ayyub a.s. selalu sabar dan tabah menerima musibah. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Ibrah

Kritik terhadap Orang Zuhud

Ibrah

Talbis Iblis terhadap Ahli Ibadah yang Zuhud

Ibrah

Firaun dan Keimanan Asiyah

Ibrah

Mutiara Nasihat Abu Ja’far Muhammad bin Ali bin Husain bin Ali bin Abi Thalib

Leave a Reply