JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kisah Nabi-nabi

19 Pelajaran Penting dari Kisah Ibunda Nabi Musa (1)

kota arab

Dari kisah Nabi Musa, salah satu aspek yang harus menjadi bahan renungan atau pelajaran adalah tentang petunjuk dan hikmah terpenting yang dapat kita petik dari ibunda Nabi Musa.

Berikut adalah 19 pelajaran terpenting dari kisah ibunda Nabi Musa yang bisa kita petik sebagaimana dikutip dari buku Kisah-Kisah dalam Al-Quran: Orang-Orang yang Dihinakan dan DImuliakan Allah:

Pertama, ibunya Nabi Musa bukanlah seorang nabi. Wahyu Allah kepadanya hanya melalui ilham.

Kedua, kita wajib merasa puas dengan Al-Quran dan hadis shahih dalam mengetahui perincian kisah.

BACA JUGA: Doa Nabi Musa

Ketiga, Fir’aun adalah seorang yang sangat zalim, perusak, dan sombong dalam tindakannya membunuh para bayi laki-laki dari keturunan Bani Israil.

Keempat, pematahan dan pelenyapan ambisi Fir’aun di hadapan kehendak Allah ialah karena tidak terjadi sesuatu apa pun, kecuali apa yang dikehendaki Allah.

Kelima, segala upaya yang ditujukan untuk menghalangi kehendak Allah tidak akan berdaya dan lemah. Ia akan gagal, kalah, dan merugi. Sesungguhnya, musuh-musuh Allah, di mana pun mereka berada, sebenarnya menuju kekalahan dengan ceroboh dan bodoh. Siapa yang mampu menang jika memerangi Allah yang Mahakuat dan Mahaperkasa?

Keenam, Allah memilih apa yang Dia kehendaki dari sarana dan cara untuk mewujudkan janji-Nya, melaksanakan kehendak-Nya, memelihara para wali-Nya, dan menaklukkan musuh-musuh-Nya. Orang-orang Mukmin tinggal, dengan perasaan tenang atas putusan Allah, menyerahkan urusan mereka serta bertawakal dengan baik kepada-Nya, dan mengambil sarana serta upaya materi yang dapat mewujudkan kemenangan terhadap kaum kafir.

Ketujuh, bagaimanapun manusia merencanakan, mengorganisasi, mengkaji, dan menggariskan langkah-langkah, semua itu akan lenyap di hadapan takdir dan rekayasa-Nya.

Kedelapan, manusia terkadang tidak berdaya untuk melaksanakan perintah dan membela serta menolong seseorang. Namun, bagi Allah, hal tersebut sangat mudah karena Dia Mahaperkasa dan Maha Pemenang. Tidak ada sesuatu pun yang dapat memerdayai-Nya.

BACA JUGA:  Nabi Musa, dari kecil Hingga Dibesarkan Fir’aun

Kesembilan, Allah memiliki bala tentara misterius di langit dan di bumi, tetapi tidak ada yang mengetahui bala tentaranya, kecuali Dia. Bahkan terkadang, tidak terlintas dalam benak manusia bahwa salah seorang dari mereka akan menjadi tentara Allah yang melaksanakan perintah-Nya. Allah memperalat dan mendayagunakan siapa yang dikehendaki-Nya di antara bala tentara itu bagi siapa saja yang juga dikehendaki-Nya.

Kesepuluh, sesungguhnya Allah senantiasa menyertai para wali-Nya semenjak awal kehidupan mereka, bahkan sejak keberadaan mereka di perut ibu mereka. Allah senantiasa melenyapkan segala kendala dan memudahkan jalan bagi mereka serta menyelamatkan mereka dari segala bahaya. Dengan demikian, pengaruhnya sangat besar dalam kehidupan, jihad, dan posisi mereka. []

BERSAMBUNG | SUMBER: KISAH-KISAH DALAM AL-QURAN | PUSAT STUDI QURAN

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kisah Nabi-nabi

Kisah Nabi Musa 'Alaihis Salam dan Malaikat Maut

Kisah Nabi-nabi

Nabi Musa dan Pembangkangan Bani Israil

Kisah Nabi-nabi

Penciptaan Nabi Adam dan Hikmah di Balik Penciptaannya

Kisah Nabi-nabi

3 Sifat Nabi Ibrahim

Leave a Reply