Diriwayatkan oleh Muhammad bin Al-Munkadir dari Jabir bin Abdullah bahwa Nabi ﷺ bersabda, “Ketika para penghuni surga sedang merasakan kenikmatan-kenikmatan mereka, tiba-tiba muncullah kepada mereka cahaya dari atas mereka.
Itu ternyata, Tuhan yang Maha Suci yang mengawasi mereka dan berfirman, “Keselamatan bagi kalian, hai para penghuni surga.”
BACA JUGA: 3 Hal pada Orang yang Akan Meninggal
Itulah sebagaimana firman-Nya:
سَلٰمٌۗ قَوْلًا مِّنْ رَّبٍّ رَّحِيْمٍ ٥٨
“Kepada mereka dikatakan salam sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang ” (Quran Surat Yasin : 58)
Lalu Nabi ﷺ melanjutkan sabdanya, “Ketika mereka melihat Allah maka mereka melupakan kenikmatan-kenikmatan surga hingga Dia terhalang dari pandangan mereka. Dan, ketika Dia telah terhalang dari pandangan mereka, maka cahaya dan berkah-Nya masih menerangi rumah-rumah mereka.”
Keterangan:
Sabda Nabi ﷺ: “Tuhan Yang Maha Suci sedang mengawasi mereka “, maksudnya, Allah menampakan diri-Nya seraya memandangi mereka dari atas. Kemudian Allah berfirman dan berbicara kepada mereka. Karena hal itu adalah salah satu sifat wajib-Nya. Dia selalu menyampaikan ucapan selamat atau salam kepada malaikat. Dan Ucapan salam itu benar-benar keluar darinya, sebagaimana yang ditegaskan dalam firman Allah ta’ala: “Kepada mereka dikatakan salam sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang ” (Quran Surat Yasin : 58)
Sabda Nabi ﷺ: “ketika mereka melihat Allah maka mereka melupakan kenikmatan-kenikmatan surga”, maksudnya, mereka terlena oleh nikmatnya melihat wajah Allah yang Maha Mulia.
Jika bukan karena Allah telah meneguhkan dan mengekalkan mereka, pasti terjadi kepada mereka seperti yang pernah terjadi pada bukit sewaktu wajah-Nya menampakkan diri kepadanya (kisah nabi Musa AS).
BACA JUGA: Seringlah Mengingat Pemutus Kenikmatan-kenikmatan
Sabda Nabi ﷺ: “Hingga Dia terhalang dari pandangan mereka”, maksudnya, Allah telah mengembalikan mereka kepada kenikmatan-kenikmatan surga yang pernah terlupakan oleh mereka. Atau, mereka sendiri kembali kepada kenikmatan surga yang pernah mereka lalaikan. Betapa pun tidak ada yang sanggup menghalangi penglihatan Allah dari makhluk-Nya. Sesungguhnya Allah itu bersifat ada dan selalu melihat.
Sabda Nabi ﷺ: “Maka cahaya dan berkah-Nya masih menerangi rumah-rumah mereka”, maksudnya, tidak mungkin Allah menghalangi diri-Nya dari para penghuni surga, sedangkan dialah yang menyatakan akan memberi tambahan, dan apa-apa yang telah dijanjikannya kepada mereka. []
Sumber: At-Tadzkirah, Keindahan Menghadapi Kematian, karya: Imam Al-Qurthubi, Penerbit Jabal, Cetakan September 2020
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


