Syaikh Muhammad bin Sholih al-‘Utsaimin rohimahulah berkata,
“Apabila seorang muslim beramal sholih dan memohon kepada Allah agar amalan tersebut diterima, ini adalah bagian dari kesempurnaan amalannya. Tidakkah engkau tahu bahwa Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail ‘alaihimas salam dahulu membangun Ka’bah dan memohon kepada Allah subhanahu wata’ala.
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
“Wahai Robb kami, terimalah amalan kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (al-Baqarah: 127)
BACA JUGA: Mustajabnya Doa Nabi Yunus
ونحن نعلم أن عملهما عمل صالح مبني على نية صالحة ومع ذلك يسألان الله القبول.
“Kita tahu bahwa amalan kedua Nabi tersebut adalah amalan sholih yang dibangun di atas niat yang sholih. Meski demikian, seiring dengan itu mereka berdua masih memohon kepada Allah agar amalan tersebut diterima.” (Liqo’ Bab al-Maftuh 154)
Doa Agar Diterima Amal Ibadah Dan Taubat (Doa Nabi Ibrahim)
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ، وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Robbanaa taqobbal minnaa, innaka antas-sami’ul ‘aliim. Wa tub ‘alainaa, innaka antat-tawwaabur-rohiim.
BACA JUGA: 3 Bentuk Pengabulan Doa
“Ya Tuhan kami, terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (Al Baqarah [2]: 127 dan 128). []
SUMBER: BERBAGI ILMU
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


