Nabi Muhammad ﷺ bersabda, “Tahukah kalian apa itu ghibah?”
Lalu sahabat berkata, “Allah dan rasul-Nya yang lebih tahu,”
Rasulullah ﷺ bersabda, “Engkau menyebut saudaramu tentang apa yang dia benci.”
BACA JUGA: Buruknya Ghibah
Beliau ditanya, “Bagaimana pendapatmu jika apa yang aku katakan benar tentang saudaraku?”
Rasulullah bersabda, “Jika engkau menyebutkan tentang kebenaran saudaramu maka sungguh engkau telah ghibah tentang saudaramu dan jika yang engkau katakan yang sebaliknya maka engkau telah menyebutkan kedustaan tentang saudaramu”. (HR Muslim)
Seseorang yang terkena gosip atau ghibah, akan sulit menjalani kehidupan sosialnya dengan baik dan normal. Apalagi terkena fitnah, perilaku masyarakat di sekitarnya akan berubah drastis.
BACA JUGA: Ghibah tapi Dalam Hati, Bagaimana?
Disebutkan dalam riwayat Imam Ahmad dan Thabrani, hadis riwayat Ya’la bin Siyabah pernah mengisahkan bahwa Rasulullah ﷺ pernah melintasi sebuah kuburan yang penghuninya sedang disiksa. Kemudian, beliau bersabda, “Sesungguhnya mayit ini banyak memakan daging orang lain (ghibah).”
Dalam riwayat lain, Rasulullah ﷺ bersabda, “Orang tersebut menyakiti orang dengan lisan dan terus melakukan ghibah.” (HR Ibnu Hibban) []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


