JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Tahukah Anda

Buruknya Ghibah

Hukum Mengucapkan Kata "Anjay" dalam Islam

Al-Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata,

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ طَبْعُهُ طَبْعُ خِنْزِيرٍ يَمُرُّ بِالطَّيِّبَاتِ فَلَا يَلْوِي عَلَيْهَا، فَإِذَا قَامَ الْإِنْسَانُ عَنْ رَجِيعِهِ قَمَّهُ، وَهَكَذَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ يَسْمَعُ مِنْكَ وَيَرَى مِنَ الْمَحَاسِنِ أَضْعَافَ أَضْعَافِ الْمَسَاوِئِ فَلَا يَحْفَظُهَا وَلَا يَنْقُلُهَا وَلَا تُنَاسِبُهُ، فَإِذَا رَأَى سَقْطَةً أَوْ كَلِمَةً عَوْرَاءَ وَجَدَ بُغْيَتَهُ وَمَا يُنَاسِبُهَا فَجَعَلَهَا فَاكِهَتَهُ وَنُقْلَهُ.

“Diantara manusia ada yang tabiatnya seperti tabiat babi. Ia melewati makanan yang baik, dia tidak menoleh sama sekali. Justru jika ada orang yang selesai membuang hajatnya, dia melahapnya hingga bersih.

BACA JUGA: Ghibah, Bagai Emas Sepuhan

Demikianlah mayoritas manusia, dia mendengar banyak kebaikanmu, sekaligus dia melihat langsung kebaikan itu berkali-kali lipat melebihi kejelekannya, sayangnya dia tidak menjaganya, menceritakannya, dan menurutnya tidak cocok.

Sekali ia melihat satu ketergelinciran, atau ucapan yang keliru, seakan ia telah menemukan barang incarannya.

BACA JUGA: Tetap Tenang Dighibahi

Lalu ia menjadikannya bagai buah yang segar, dan menukilnya kesana-kemari.”

[Madârijus Sâlikîn 406/1 (via al-Maktabah asy-Syâmilah)]

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Tahukah Anda

Sejauh Mana Keshahihan Hadits: "Orang yang Pandai Adalah Orang yang Mampu Menundukkan Nafsunya"?

Tahukah Anda

Apa Itu Hadits ash-Shahihain?

Tahukah Anda

Satu Juta Lebih Huruf dalam Al-Qur’an, Berapa Banyak Pahala yang Kita Lewatkan?

Tahukah Anda

Keindahan Fajar

Leave a Reply