JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

4 Ketakutan Seorang Mukmin (1)

Jauh dari Allah, Ketakutan Seorang Mukmin

Setiap manusia pasti memiliki rasa takut, tapi ternyata ada empat ketakutan orang mukmin yang harus diketahui sebagai nasihat.

Yaitu bukan rasa takut yang biasa, melainkan rasa takut yang rapat mengantarkan kepada ridha Allah SWT. Inilah beberapa ketakutan orang mukmin menurut Utsman bin Affan ra,

1. Ketakutan Orang Mukmin: Takut kepada Allah Apabila Dia Mencabut Iman dari Dirinya (Saat Sakaratul Maut)

Seorang mukmin haruslah memiliki rasa takut akan hal ini. Bagaimana tidak, apabila dalam kesehariannya seorang hamba menjaga imannya, mengokohkan keyakinannya dan berdoa agar dicabut nyawanya dalam kondisi beriman.

Tapi Allah mencabutnya keimanan tersebut dan meninggal dalam kondisi tidak beriman kepada-Nya.

Ini menunjukkan nikmat iman yang sangat luar biasa, yaitu menghantarkan manusia pada ketaatan dan bila iman itu hilang atau luntur maka akan menghantarkan manusia pada kelalaian.

BACA JUGA: Hukum Takut Miskin karena Punya Anak

Tidak berimannya seseorang bukan hanya mengantarkan pada kelalaian, tapi juga pada siksa Allah SWT. Maka peganglah erat keimanan ini sampai kapan pun.

Jangan sampai lelahnya seorang hamba di dunia menjadi sia-sia karena lunturnya keimanan itu dan mengantarkan kepada pertanggungjawaban akan kelalaian yang dilakukan.

Karena hidup haruslah stabil, yaitu memegang keimanan seumur hidup, tidak terbuai dengan hawa nafsu dan erat mempertahankannya.

2. Ketakutan Orang Mukmin: Takut kepada Malaikat Pencatat Amal Apabila Mencatat Amal yang Memalukan untuk Dibeberkan pada Hari Kiamat

Sering kali seorang muslim menganggap sepele bahwa segala macam perbuatan Allah melihatnya dan malaikat mencatatnya.

“Padahal sesungguhnya bagi kalian ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaan kalian), yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (pekerjaan-pekerjaan kalian itu), mereka mengetahui apa yang kalian kerjakan.” (Q.S. Al-Infithar : 10-12)

BACA JUGA:  Cinta Dunia dan Takut Mati

Harusnya tiap muslim merasakan bahwa hidup ini selalu diawasi, yaitu memiliki rasa takut saat bermaksiat, takut malaikat mencatatnya dan membeberkannya di hari kiamat nanti.

Dan juga seorang hamba hendaknya merasa takut akan siksaan-Nya kelak. Maka taatlah kepada Allah kapan pun dan di mana pun, yaitu baik secara terang-terangan dan sembunyi-sembunyi.

Karena pantauan-Nya tak pernah luput dan segalanya akan Allah minta pertanggungjawaban kelak. []

BERSAMBUNG

Sumber: Nasha ‘ih al-‘ibad fi Bayani Alfahzi al-Munabbihat’ala Isti’dad Li Yaum al-Ma’ad | Oleh: Syekh Nawawi al-batani | Penerjemah: Fuad Saifudin Nur | Wali Pustaka | 2016

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

Apakah Basmalah Termasuk Ayat dalam Surat Al-Fatihah?

Kajian

Orang yang Bermaksiat Terang-terangan

Kajian

3 Sebab Futur

Kajian

Apa Saja yang Membatalkan Shalat?