JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Uncategorized

Menjaga Shalat Ashar dan Subuh: Kunci Surga dan Kehidupan yang Diberkahi

Batas Waktu Shalat Subuh, Shubuh

Allah Ta’ala berfirman:

حَافِظُواْ عَلَى الصَّلَوَاتِ والصَّلاَةِ الْوُسْطَى وَقُومُواْ لِلّهِ قَانِتِينَ

“Peliharalah semua shalat, dan (peliharalah) shalat wustha (ashar). Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu’.” (QS. Al-Baqarah: 238)

Dalam ayat mulia ini, Allah memerintahkan kaum beriman untuk menjaga seluruh shalat wajib, dengan penekanan khusus pada shalat wustha yang dijelaskan oleh jumhur ulama sebagai shalat ashar. Penekanan ini bukanlah tanpa hikmah. Sebab, menjaga shalat ashar memiliki kedudukan istimewa yang tidak hanya berpengaruh terhadap amalan sehari-hari, tetapi juga terhadap keselamatan seseorang di akhirat kelak.

Rasulullah ﷺ bersabda dalam hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim: “Barangsiapa menjaga shalat ashar, maka ia akan masuk surga.”

Sebaliknya, Nabi ﷺ juga memperingatkan dengan tegas: “Barangsiapa meninggalkan shalat ashar, maka terhapuslah amalannya.” (HR. Bukhari)

BACA JUGA:  Rizki Para Hamba di Antara Shalat Shubuh dan Terbitnya Matahari

Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah berpendapat bahwa hadits ancaman seperti ini sebaiknya tidak ditafsirkan terlalu jauh, agar tetap membangkitkan rasa takut di hati orang-orang yang meremehkannya. Sebab, rasa takut adalah benteng pertama yang menjaga seorang hamba dari kelalaian.

Perhatian terhadap shalat ashar dan subuh juga tampak dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiallahu anhu. Rasulullah ﷺ bersabda: “Para malaikat bergantian di antara kalian pada malam dan siang, dan mereka berkumpul pada shalat subuh dan shalat ashar. Lalu para malaikat yang bermalam naik ke langit, dan Allah bertanya kepada mereka – Dia lebih mengetahui –: ‘Bagaimana kalian tinggalkan hamba-hamba-Ku?’ Mereka menjawab: ‘Kami tinggalkan mereka dalam keadaan shalat, dan kami mendatangi mereka juga dalam keadaan shalat.’” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menegaskan bagaimana agungnya kedudukan dua shalat tersebut, karena disaksikan oleh malaikat secara langsung. Imam Ibnul Qayyim rahimahullah pernah berkata: “Barangsiapa ingin menjaga hubungannya dengan Allah, maka hendaklah ia menjaga shalat subuh dan ashar, karena keduanya disaksikan oleh malaikat yang mulia.”

Selain itu, dalam hadits Jarir bin Abdillah radhiallahu anhu disebutkan pula salah satu akidah pokok ahlussunnah wal jamaah, yaitu keyakinan bahwa kaum mukminin akan melihat Allah Ta’ala kelak di surga. Nikmat terbesar ini hanya akan diraih oleh mereka yang beriman dengan benar dan memperhatikan kewajiban yang Allah bebankan, termasuk menjaga shalat.

Para ulama salaf pun sangat menekankan pentingnya menjaga shalat. Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata: “Wahai anak Adam, shalatlah di awal waktu, niscaya Allah akan memperbaiki akhir urusanmu.”

Begitu pula Sufyan Ats-Tsauri rahimahullah pernah menasihati: “Tiada amalan yang lebih berat bagi setan selain shalat di awal waktu.”

BACA JUGA:  Bersihnya Jiwa dengan Shalat Lima Waktu: Seperti Sungai yang Mengalir di Pintu Kita

Ketika kita menjaga shalat ashar dan subuh, kita sejatinya sedang menjaga hati dan iman kita sendiri. Sebab, hati yang lalai dalam dua shalat ini akan mudah terjerumus pada kelalaian lain. Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan: “Jika engkau melihat seseorang meremehkan shalat ashar dan subuh, ketahuilah bahwa ia telah terhalang dari banyak kebaikan.”

Shalat bukan hanya rutinitas gerak, tetapi sebuah pengakuan akan kehambaan kita di hadapan Allah Yang Maha Tinggi. Allah memerintahkan kita untuk berdiri di hadapan-Nya dengan khusyu’, menghadirkan hati dan mengikhlaskan niat. Sebab itulah, Rasulullah ﷺ memerintahkan untuk memelihara shalat seakan-akan itu adalah shalat terakhir kita di dunia.

Menjaga shalat, khususnya shalat ashar dan subuh, bukanlah beban, melainkan karunia besar. Dengan menjaganya, Allah menjaga kita. Dengan melaksanakannya, Allah melapangkan jalan menuju surga dan memperbaiki segala urusan kita, baik di dunia maupun akhirat.

Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang selalu menjaga shalat, menghidupkan hati dengan iman, dan dimuliakan kelak dengan melihat wajah-Nya yang mulia. Aamiin. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Uncategorized

Orang-Orang yang Masuk Surga tanpa Hisab

Uncategorized

Larangan Dengki

Uncategorized

Tangis di Abwa

Uncategorized

Mengabaikan Ucapan Buruk Orang Lain kepadamu