JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Tanya Jawab

Apakah Dakwah Musa ‘Alathis Salam kepada Fir’aun untuk Bertauhid Merupakan Dalil Bahwa Allah Menjaga dan Melindung) Para Da’i?

Pertanyaan Asy-Syaikh yang mulia, Allah Subhanahu wa Ta’ala membenani Musa ‘alaihis salam mengajak Fir’aun untuk mentauhidkan Allah walaupun dia lemah tidak memiliki sesuatupun, sedangkan Fir’aun adalah orang yang melampaui batas, maka apakah hal itu sebagai dalil bahwasanya Allah akan menjaga dan melindungi para da’i yang menyeru kepada agama-Nya?

Jawaban: Tidak diragukan bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala ketika mengutus Musa kepada Firaun dan tidaklah ada yang bersama Musa kecuali saudaranya Harun. Sedangkan Fir’aun bersama seluruh pasukannya.

BACA JUGA:  Hukum Memisahkan Antara Suami Isteri dengan Sihir

Sesungguhnya ini menunjukkan bahwa orang yang ditolong adalah orang yang ditolong oleh Allah Bagaimana Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak memberikan pertolongan itu kepada Musa dan Harun sedangkan Allah telah berfirman mengenai keduanya:

قالاً رَبَّنَا إِنَّنا نخاف أن يَقْرُطَ عَلَيْنَا أَوْ أَن يَطْغَى (٤٥)

Berkatalah mereka berdua: “Ya Rabb kami, sesungguhnya kami khawatir bahwa ia segera menyiksa kami atau akan bertambah melampaui batas.” (QS. Thashaw 45)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

قَالَ لا تَخَافَا إِنَّنِي مَعَكُمَا أَسْمَعُ وَأَرَى (٤٦)

“Allah berfirman: “Janganlah kalian berdua khawatir, sesungguhnya Aku beserta kalian berdua. Aku mendengar dan melihat.” (QS. Thaahaa: 46)

Maka orang yang Allah bersamanya tidak akan takut dan pasti akan ditolong, oleh sebab itu tatkala Abu Bakar berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sedangkan keduanya berada di dalam gua: “Wahai Rasulullah? seandainya salah seorang dari mereka melihat apa yang dibawah telapak kakinya tentu akan melihat kita,” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Wahai Abu Bakar janganlah sedih sesungguhnya Allah bersama kita.” Maka bagaimana pendapatmu jika ada dua orang sementara yang ketiga adalah Allah?” (Dikeluarkan oleh al-Imam al-Bukhari).

Apakah ada seorangpun yang bisa memudharatkan mereka berdua? Tidak akan selamanya.

BACA JUGA:  Apakah Kematian Itu untuk Ruh, Badan ataukah untuk Keduanya?

Berkaitan dengan hal tersebut, aku ingin memperingatkan bahwasanya ada sebagian kitab yang menyebutkan bahwa ada seekor laba-laba yang membuat jaring di depan pintu gua, maka hal itu tidaklah shahih dan juga tidaklah shahih ketika ada burung merpati berada diatas pohon di depan pintu gua.

Yang shahih, hal itu hanyalah perlindungan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena itu Abu Bakar berkata: “Seandainya salah seorang dari mereka melihat kearah telapak kakinya tentu akan melihat kita.” Seandainya salah seorang diantara mereka melihat ke arah telapak kakinya tentu akan melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Abu Bakar. Tetapi Allah-lah yang telah membutakan penglihatan mereka sehingga mereka tidak mampu melihat seorangpun yang ada didalam gua lalu meninggalkannya

(Liqaa’aat al-Baabil Maftuuh no. 598) []

Sumber: Al-Fatawa Al-Muhimmah (Fatwa-fatwa Penting dalam Sehari-hari jilid 1) / Penulis: Syaikh Muhammad Shalih Al-Utsaimin / Penerbit: Pustaka as-Sunnah / Cetakan 2, Maret 2012

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Tanya Jawab

Jika Seorang Wanita Mempunyai 2 Suami di Dunia Maka Slapa yang Akan Menikahinya di Surga?

Tanya Jawab

Wanita yang Belum Menikah di Dunia atau Wanita yang Menikah tapi Suaminya Tidak Masuk Surga

Tanya Jawab

Surganya Nabi Adam 'Alaihis Salam

Tanya Jawab

Bagaimanakah Terjadinya Perubahan Tubuh di Akhirat dari Keadaannya di Dunia?