JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Muhasabah

Jangan Anggap Sepele Dosa Ghibah

Hukum Mengucapkan Kata "Anjay" dalam Islam

Rasulullah ﷺ suatu hari bertanya kepada para sahabat,
“Tahukah kalian apa itu ghibah?”

Para sahabat menjawab dengan penuh adab,
“Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui.”

Beliau ﷺ kemudian menjelaskan,
“Ghibah adalah engkau menyebut saudaramu dengan sesuatu yang ia benci.”

Para sahabat kembali bertanya,
“Bagaimana jika apa yang kami katakan itu benar tentangnya?”

BACA JUGA:

Rasulullah ﷺ bersabda,
“Jika yang engkau katakan itu benar, maka sungguh engkau telah berbuat ghibah. Namun jika yang engkau katakan tidak benar, maka engkau telah berdusta atasnya.” (HR. Muslim)

Ghibah bukan perkara sepele.
Dampaknya sangat merusak hubungan sosial.
Seseorang yang menjadi objek gosip akan sulit menjalani kehidupan secara normal.
Terlebih jika yang tersebar adalah fitnah.
Sikap orang-orang di sekitarnya bisa berubah drastis.

Bahaya ghibah bahkan ditegaskan dalam banyak riwayat.
Dalam hadis yang diriwayatkan Imam Ahmad dan ath-Thabrani dari Ya‘la bin Siyabah, disebutkan bahwa Rasulullah ﷺ pernah melewati sebuah kuburan.
Penghuni kubur tersebut sedang disiksa.

BACA JUGA: Ghibah dalam Hati: Apakah Termasuk Dosa?

Beliau ﷺ bersabda,
“Sesungguhnya mayit ini dahulu banyak memakan daging manusia.”
Yakni, ia gemar melakukan ghibah.

Dalam riwayat lain, Rasulullah ﷺ bersabda,
“Orang tersebut menyakiti manusia dengan lisannya dan terus-menerus melakukan ghibah.”
(HR. Ibnu Hibban)

Ghibah adalah dosa lisan.
Namun akibatnya bisa menghancurkan kehormatan, persaudaraan, dan keselamatan di akhirat. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Muhasabah

Menjaga Perut, Menjaga Hati dan Agama

Muhasabah

Jika Kamu Terkena Demam

Muhasabah

10 Sebab Kematian Hati

Muhasabah

Hati-hatilah, Jadi Orang yang Paling Banyak Kenyang di Dunia