JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Ibadah

Sunnah: Jalan Keselamatan di Dunia dan Akhirat

Di tengah derasnya arus zaman dan banyaknya penyimpangan, seorang Muslim sangat membutuhkan pegangan yang kokoh agar tetap berada di jalan yang lurus. Pegangan itu tidak lain adalah sunnah Rasulullah ﷺ. Para ulama salaf telah menegaskan bahwa keselamatan sejati hanya akan diraih dengan berpegang teguh kepada sunnah.

Seorang tabi’in, Adh-Dhahak rahimahullah berkata:

مَثَلُ السُّنَّةِ فِي الدُّنْيَا كَمَثَلِ الْجَنَّةِ فِي الْعُقْبَى مَنْ دَخَلَ الْجَنَّةَ فِي الْعُقْبَى سَلِمَ، كَذَلِكَ مَنْ لَزِمَ السُّنَّةَ فِي الدُّنْيَا سَلِمَ

“Permisalan sunnah di dunia seperti surga di akhirat. Barangsiapa yang masuk ke dalam surga di akhirat, maka sungguh dia telah selamat. Dan demikian pula, siapa yang berpegang pada sunnah di dunia, maka dia akan selamat.” (Al-Jami’ li Ahkamil Qur’an, 13/365)

BACA JUGA: Kabar Gembira bagi yang Mengikuti Sunnah Nabi di Zaman Ini

Perkataan ini mengandung makna yang sangat dalam. Surga adalah tempat keselamatan abadi, tidak ada lagi rasa takut, sedih, atau celaka di dalamnya. Begitu pula sunnah di dunia—ia adalah jalan keselamatan dari kesesatan, kebingungan, dan kebinasaan.

Sunnah bukan hanya perkara ibadah semata, tetapi mencakup seluruh aspek kehidupan: akidah, ibadah, akhlak, hingga muamalah. Orang yang berpegang teguh pada sunnah akan memiliki arah hidup yang jelas, karena ia meneladani langsung petunjuk Rasulullah ﷺ.

Para ulama salaf sangat menekankan pentingnya mengikuti sunnah. Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata, “Ikutilah dan jangan berbuat bid’ah, karena sungguh kalian telah dicukupkan.” Ini menunjukkan bahwa sunnah sudah sempurna sebagai pedoman hidup, sehingga tidak perlu ditambah atau diubah.

BACA JUGA:  Para Salaf Sembunyikan Amalan Sunnah

Demikian pula Imam Malik rahimahullah mengatakan, “Tidak akan baik generasi akhir umat ini kecuali dengan apa yang telah memperbaiki generasi awalnya.” Artinya, jalan keselamatan umat ini tetap sama dari dulu hingga sekarang, yaitu berpegang kepada sunnah.

Di akhir zaman, berpegang pada sunnah seringkali terasa berat. Bahkan, orang yang mengamalkannya bisa dianggap asing. Namun justru di situlah letak keutamaannya. Rasulullah ﷺ telah mengabarkan tentang orang-orang yang tetap istiqamah di atas sunnah sebagai orang-orang yang beruntung.

Maka, jika kita ingin selamat di akhirat, tempuhlah jalan keselamatan di dunia: berpegang teguh kepada sunnah. Karena siapa yang hidup dengan sunnah, ia akan dimatikan di atas sunnah, dan insyaAllah dibangkitkan bersama orang-orang yang mengikuti petunjuk Rasulullah ﷺ. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Ibadah

Tips Agar Ringan Bersedekah (Tidak Pelit)

Ibadah

Anjuran Merapatkan Tumit Ketika Sujud

Ibadah

Istighfar,Kunci Ringan dalam Ibadah

Ibadah

Tata Cara Shalat Taubat