JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Ibadah

Anjuran Merapatkan Tumit Ketika Sujud

Shalat, Pembatal Shalat, Hukum Shalat Tidak Memakai Peci

Shalat adalah ibadah yang sangat agung, dan setiap gerakannya memiliki tuntunan yang sempurna dari Rasulullah ﷺ. Di antara detail yang sering luput dari perhatian adalah posisi kaki ketika sujud. Padahal, sunnah Nabi ﷺ mengajarkan untuk merapatkan kedua tumit saat sujud.

Hal ini berdasarkan hadis: “Beliau merapatkan kedua tumitnya (ketika sujud).” (HR. Ath-Thahawi dan Ibnu Khuzaimah, dishahihkan Al-Albani)

Lebih jelas lagi dalam riwayat dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata:

فَقَدْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَ مَعِي عَلَى فِرَاشِي، فَوَجَدْتُهُ سَاجِدًا رَاصًّا عَقِبَيْهِ مُسْتَقْبِلًا بِأَطْرَافِ أَصَابِعِهِ الْقِبْلَةَ

“Saya kehilangan Rasulullah ﷺ, padahal sebelumnya beliau tidur di sampingku. Tiba-tiba aku menjumpai beliau sedang sujud, dalam keadaan merapatkan kedua tumit beliau, dan ujung-ujung jari kaki beliau menghadap kiblat.” (HR. Ibnu Khuzaimah no. 654, sanadnya sahih)

BACA JUGA:  Bagaimana Posisi Tangan Saat Sujud dalam Shalat?

Hadis ini menunjukkan dengan jelas bagaimana praktik langsung Rasulullah ﷺ dalam shalatnya. Tidak hanya merapatkan tumit, tetapi juga menghadapkan jari-jari kaki ke arah kiblat, yang merupakan bagian dari kesempurnaan sujud.

Imam Ibnu Khuzaimah rahimahullah bahkan memberikan judul khusus dalam kitabnya:

بَابُ ضَمِّ الْعَقِبَيْنِ فِي السُّجُودِ

“Bab merapatkan dua tumit ketika sujud.” (Shahih Ibnu Khuzaimah, 1:328)

Ini menunjukkan bahwa para ulama salaf sangat memperhatikan detail-detail kecil dalam ibadah, karena di situlah letak kesempurnaan ittiba’ (mengikuti Nabi ﷺ).

Sebagian ulama menjelaskan bahwa merapatkan tumit ini lebih ditekankan ketika shalat sendirian, seperti shalat malam, karena dalam shalat berjamaah posisi kaki mengikuti kerapatan saf. Namun secara umum, hal ini menunjukkan bentuk ketundukan dan kesesuaian dengan sunnah.

BACA JUGA:  Sujud Sahwi: Jika Ragu dalam Shalat

Ibnu Qayyim al-Jauziyah rahimahullah dalam penjelasannya tentang sifat shalat Nabi ﷺ menekankan bahwa setiap gerakan beliau memiliki hikmah dan kesempurnaan, sehingga mencontohnya adalah bentuk kecintaan kepada Rasulullah ﷺ.

Maka, seorang Muslim hendaknya berusaha memperbaiki shalatnya, tidak hanya dalam hal yang besar, tetapi juga dalam perkara yang tampak kecil seperti posisi kaki saat sujud. Karena bisa jadi, kesempurnaan amal itu terletak pada perhatian terhadap sunnah-sunnah yang sering diabaikan.

Semoga dengan mengikuti tuntunan Nabi ﷺ secara lebih detail, shalat kita menjadi lebih sempurna dan lebih dicintai oleh Allah Ta’ala. والله أعلم. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Ibadah

Istighfar,Kunci Ringan dalam Ibadah

Ibadah

Tata Cara Shalat Taubat

Ibadah

Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Bertasbih

Ibadah

Hasbunallahu wa Ni’mal Wakil: Kalimat Tawakal yang Menguatkan Hati