Pada masa Rasulullah lahir, ada sebuah tradisi anak-anak yang baru lahir akan disusui oleh sekumpulan wanita murdiat dari Bani Sa’ad.
Namun, ketika Nabi Muhammad ditawarkan kepada para wanita itu, tak ada satupun yang mau menerimanya, melihat saat itu kondisi beliau adalah seorang anak yatim. Jadi, orang-orang cukup meragukan soal bayarannya.
Hingga akhirnya, Seorang wanita bernama Halimah AsSadiah pun bersedia untuk menerima Nabi Muhammad. Meski pada awalnya Halimah sama ragunya dengan wanita lain.
Namun, ketika Nabi Muhammad sudah dibawa pulang ke rumahnya, banyak berkah yang datang pada Halimah. Asinya tiba-tiba mengalir dengan lancar, halaman nya pun mendadak tumbuh subur, bahkan keledai nya pun tiba-tiba bisa berlari kencang.
Tak hanya itu, setelah beberapa tahun lamanya, Nabi Muhammad tumbuh menjadi anak yang santun, riang, dan baik hati. Karena itulah Halimah menyayangi Muhammad seperti anaknya sendiri.
Begitu pula Nabi Muhammad, beliau sangat menghormati Halimah layaknya ibu kandung sendiri. Nabi Muhammad juga menghormati saudara persusuan nya dari Halimah. Inilah yang patut diteladani darinya, beliau menjaga erat hubungan persaudaraan dan tidak melupakan jasa dari Halimah serta kebaikan saudara persusuan nya. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


