Saudaraku, Ibrahim bin Umar menyampaikan bahwa Wahb bin Munabbih rahimahullah mengatakan,
إذا مدحك الرجل بما ليس فيك فلا تأمنه أن يذمك بما ليس فيك
“Jika seseorang memujimu dengan sesuatu yang tidak ada padamu, janganlah engkau merasa aman. Sebab, bisa jadi dia juga akan mencelamu dengan sesuatu yang tidak ada padamu.”
📚 (Shifatu ash-Shafwah hlm. 457)
BACA JUGA: Saudaraku, Keselamatan Manusia Terletak pada Lisannya
Saudaraku,
Saat kita silaturahim, ada teman yang memuji kita seperti, “Sekarang ramping ya”, atau, “Sekarang lebih bersih ya”, atau, “Sekarang kamu lebih sejahtera ya”, dan lain sebagainya.
Atau terkadang ada teman yang memuji kita dengan sifat yang tidak ada pada diri kita karena hanya ingin bercanda dan menyenangkan kita, seperti, “Wah wajahmu bersinar sekali seperti wajah penduduk surga”.
Saudaraku,
Seorang yang ikhlas dalam beramal, ia tidak menikmati pujian karena bukan itu tujuannya walau ia senang mendapatkannya.
Pujian adalah anugerah dari Allah bahwa Dia masih menutupi aib kita.
BACA JUGA: Saudaraku, Inilah Kemuliaan Shalat Malam
Saudaraku,
Pujian adalah pesan dari Allah agar kita memperbaiki diri, jangan sampai Allah menghukum kita karena tidak sesuai sangkaan orang tentang kita; ketika dilihat orang kita terlihat seperti orang shalih tetapi saat sendirian kita bermaksiat kepadanya. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


