JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Uncategorized

Pakaian Kemuliaan untuk Orang Tua di Akhirat

Pakaian kemuliaan untuk orang tua akan diberikan Allah di akhirat nanti. Syaratnya, sebagai anak, kita harus rajin dalam membaca, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur’an.

Hadis Buroidah Al-Aslamiy

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ بُرَيْدَةَ الأَسْلَمِيِّ ، عَنْ أَبِيْهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : “مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ وَتَعَلَّمَهُ وَعَمِلَ بِهِ أُلْبِسَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ تَاجًا مِنْ نُورٍ ضَوْءُهُ مِثْلُ ضَوْءِ الشَّمْسِ ،
وَيُكْسَى وَالِدَيْهِ حُلَّتَانِ لاَ يَقُومُ بِهِمَا الدُّنْيَا فَيَقُولانِ : بِمَا كُسِيْنَا ؟ فَيُقَالُ : بِأَخْذِ وَلَدِكُمَا الْقُرْآنَ .

Dari Abdulloh bin Buraidah Al-Aslamiy, dari bapaknya, rodhiyallohu ‘anhu, dia berkata: Rasulullah sholallohu ‘alaihi was sallam bersabda:

BACA JUGA: Saudaraku, Jika Kelak Al-Quran Menjadi Sesuatu yang Diabaikan

“Barangsiapa membaca Al-Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka akan dipakaikan kepadanya sebuah mahkota yang terbuat dari nur (cahaya), sinarnya seperti sinar matahari.

Kedua orang tuanya akan dipakaikan sepasang pakaian yang tiada bandingannya di dunia ini.

Orang tuanya akan bertanya, “Mengapa kami diberi pakaian ini?” Maka dijawab, “Disebabkan anakmu berpegang dengan Al-Qur’an.”

(HR. Al-Hakim, no. 2086; dan dia menshohihkannya. Syaikh Al-Albani berkata: “Hasan lighoirihi”. Lihat: Shohih At-Targhib, no. 1434)

Ada beberapa faedah yang bisa kita ambil dari hadits ini, antara lain:

1. Keutamaan membaca Al-Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya.

2. Orang yang mengamalkan amalan di atas akan dipakaikan kepadanya sebuah mahkota yang terbuat dari nur (cahaya), sinarnya seperti sinar matahari.

BACA JUGA: Inilah, Hamba-hamba Allah yang Dirindukan oleh Surga, Salah Satunya Adalah Pembaca Al-Quran

3. Kedua orang tuanya akan dipakaikan dua pasang pakaian yang sangat indah tiada bandingnya di dunia ini.

4. Orang tua mendapatkan pahala dari amalan anaknya, karena anak termasuk usaha amalan orang tua.

5. Urgensi pendidikan agama bagi anak-anak sebagai generasi penerus orang tuanya.

Inilah sedikit penjelasan tentang hadits yang agung ini. Semoga Allah selalu memudahkan kita untuk melaksanakan ketaatan dan menjauhi kemaksiatan. []

Ditulis oleh Muslim Atsari, Sragen, Dhuha Senin, 2-Sya’ban-1442 H / 15-Maret-2021 M

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Uncategorized

Orang-Orang yang Masuk Surga tanpa Hisab

Uncategorized

Larangan Dengki

Uncategorized

Tangis di Abwa

Uncategorized

Mengabaikan Ucapan Buruk Orang Lain kepadamu

Leave a Reply