Allah mendahulukan penyebutan kematian dari kehidupan, karena memang pada asalnya manusia tidak ada.
๐Firman Allah ta’ala,
ุงูููุฐูู ุฎููููู ุงููู ูููุชู ููุงููุญูููุงุฉู ููููุจูููููููู ู ุฃููููููู ู ุฃูุญูุณููู ุนูู ููุง
“(Allah) Yang menciptakan mati dan hidup, supaya Dia menguji kalian, siapakah yang paling baik amalnya.” ๐ (QS. Al-Mulk: 2)
BACA JUGA:ย Orang yang Bangkrut di Akhirat
๐Pun manusia mengalami dua kali kematian dan dua periode kehidupan.
๐ธSemula ia tiada lalu Allah menghidupkannya di dunia.
๐ธKemudian kembali mati terkubur di tanah. Selanjutnya dihidupkan lagi di akhirat guna pertanggungjawaban.
Dan kehidupan akhirat itulah yang hakiki lagi selamanya.
๐Allah ta’ala menyampaikan penyesalan sekelompok manusia saat hari kiamat,
ููููููู ููุง ููููุชูููู ููุฏููู ูุชู ููุญูููุงุชูู
ia mengatakan: “Alangkah baik kiranya aku dahulu mengerjakan (kebaikan) untuk hidupku ini.” ๐ (QS al-Fajr: 24)
BACA JUGA:ย ย Akhirat Sebagai Tujuan Hidupmu
Dikatakan ููุญูููุงุชูู (untuk hidupku ini) karena memang kehidupan yang sebenarnya adalah di akhirat. Kehidupan yang tiada lagi kematian. []
– ๐ sahabatilmu –
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


