JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

Batas Waktu Shalat Subuh

Waktu Terlarang untuk Shalat

Shalat Subuh adalah shalat yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Ia menjadi pembuka shalat wajib harian dan menjadi pembeda antara orang yang menjaga iman dengan yang lalai. Karena itu, memahami batas waktu shalat Subuh adalah perkara penting agar ibadah kita sah dan bernilai di sisi Allah Ta‘ala.

Awal Waktu Shalat Subuh

Waktu shalat Subuh dimulai sejak terbit fajar shadiq (fajar yang benar), yaitu cahaya putih yang membentang di ufuk timur secara horizontal.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Waktu shalat Subuh adalah sejak terbit fajar selama matahari belum terbit.”
(HR. Muslim)

Fajar shadiq inilah yang juga menjadi tanda:

Bolehnya shalat Subuh
Dimulainya waktu puasa
Berakhirnya waktu makan sahur

Adapun fajar kadzib (fajar palsu) yang cahayanya menjulang ke atas, maka belum masuk waktu Subuh dan tidak sah shalat Subuh jika dikerjakan pada waktu itu.

BACA JUGA:  Anjuran Membaca Surah Al-Kaafirun dan Al-Ikhlas pada saat Qobliyah Shubuh

Akhir Waktu Shalat Subuh

Waktu shalat Subuh berakhir ketika matahari terbit.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barangsiapa mendapatkan satu rakaat dari shalat Subuh sebelum matahari terbit, maka ia telah mendapatkan shalat Subuh.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menunjukkan bahwa:

Jika seseorang sempat mendapatkan minimal satu rakaat sebelum matahari terbit, maka shalatnya masih dihitung pada waktunya.

Namun jika shalat dilakukan setelah matahari terbit, maka shalat tersebut menjadi shalat qadha, bukan shalat pada waktunya.

Waktu Afdhal (Paling Utama) Shalat Subuh

Waktu terbaik shalat Subuh adalah di awal waktu, saat masih gelap (ghalas), sebagaimana kebiasaan Nabi ﷺ dan para sahabat.

‘Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata:

“Para wanita mukminah menghadiri shalat Subuh bersama Rasulullah ﷺ dalam keadaan tertutup kain mereka, lalu mereka pulang dan tidak dikenali karena masih gelap.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Ini menunjukkan bahwa shalat Subuh di awal waktu:

Lebih utama
Lebih mendekati sunnah Nabi ﷺ
Lebih menjaga keikhlasan dan kedisiplinan
Peringatan dari Melalaikan Shalat Subuh

Menunda-nunda shalat Subuh hingga hampir terbit matahari tanpa uzur adalah perbuatan tercela. Bahkan Nabi ﷺ menyebut shalat Subuh sebagai shalat yang paling berat bagi orang munafik.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah shalat Isya dan shalat Subuh.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

BACA JUGA:  Keistimewaan Shalat Shubuh

Kesimpulan

Awal waktu Subuh: terbit fajar shadiq

Akhir waktu Subuh: terbit matahari

Waktu paling utama: di awal waktu

Shalat Subuh setelah matahari terbit termasuk qadha, bukan adā’

Semoga Allah Ta‘ala menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang menjaga shalat, khususnya shalat Subuh, dengan penuh keimanan dan keistiqamahan.

“Peliharalah semua shalat dan shalat wustha (Subuh).” (QS. Al-Baqarah: 238) []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

Hukum Menarik Kembali Sedekah

Kajian

Jika Muslim Takut Hantu

Kajian

Akibat Enggan Mengeluarkan Sedekah

Kajian

3 Jiwa Manusia