JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

Berbaik Sangka kepada Allah SWT

Di dalam kitab; Anbiyaa Allah (Nabi-nabi Allah) dikarang oleh Ahmad Bahjat beliau menjelaskan.

Pada suatu hari, Nabi Ibrahim as terbangun dari tidurnya. Tiba-tiba dia memerintahkan kepada istrinya, Hajar, untuk mempersiapkan perjalanan dengan membawa bayinya. Perempuan itu segera berkemas untuk melakukan perjalanan yang panjang. Pada saat itu nabi Ismail masih bayi dan belum disapih.

Nabi  Ibrahim as melangkahkan kaki menyusuri bumi yang penuh dengan pepohonan dan rerumputan, sampai akhirnya tiba di padang sahara. Beliau terus berjalan hingga mencapai pegunungan, kemudian masuk ke daerah jazirah Arab.

BACA JUGA: 3 Sifat Nabi Ibrahim

Nabi Ibrahim menuju ke sebuah lembah yang tidak di tumbuhi tanaman, tidak ada buah-buahan, tidak ada pepohonan, tidak ada makanan, tidak ada minuman, tempat itu menunjukkan tidak ada kehidupan di dalamnya.

Di tempat itu beliau turun dari punggung hewan tunggangannya, kemudian menurunkan istri dan anaknya. Setelah itu tanpa berkata-kata beliau meninggalkan istri dan anaknya di sana. Mereka berdua hanya dibekali sekantung makanan dan sedikit air yang tidak cukup untuk dua hari. Setelah melihat kiri dan kanan beliau melangkah meninggalkan tempat itu.

Tentu saja hajar terperangah diperlakukan demikian, dia membuntuti suaminya dari belakang sambil bertanya, “Ibrahim hendak pergi ke manakah engkau? Apakah engkau akan meninggalkan kami di lembah yang tidak ada sesuatu apapun ini?”

BACA JUGA: Janji Allah pada Nabi Ibrahim

Nabi Ibrahim as tidak menjawab pertanyaan istrinya. Beliau terus saja berjalan, hajar kembali mengulangi pertanyaannya, tetapi Nabi  Ibrahim as tetap membisu. Akhirnya hajar paham bahwa suaminya pergi bukan karena kemauannya sendiri. Dia mengerti bahwa Allah memerintahkan suaminya untuk pergi.

Maka kemudian dia bertanya, “Apakah Allah yang memerintahkanmu untuk pergi meninggalkan kami?”

Nabi Ibrahim menjawab, “Benar“.

Kemudian istri yang shalihah dan beriman itu berkata, “Kami tidak akan tersia-siakan selagi Allah bersama kami. Dia-lah yang telah memerintahkan engkau pergi. Kemudian Ibrahim terus berjalan meninggalkan mereka. []

SUMBER: AL-HIKMAH

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

4 Keburukan

Kajian

Aurat Lelaki

Kajian

4 Bicara tanpa Pahala

Kajian

Bagaimana Kita Merealisasikan Tauhid yang Sebenarnya?

Leave a Reply