JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Renungan

Bermegah-megahan Telah Melalaikan Kamu

“Bermegah-megahan telah melalaikan kamu.” (QS. At-Takaatsur 102: 1)

Bermegah-megahan. Ia bukan bermakna membangun rumah yang megah. Tapi ia terkait dengan mereka yang berbangga-bangga menumpuk harta. Mereka bersibuk-sibuk dengan kendaraan yang mereka punya. Dan sesudahnya, kendaraan apa lagi. Sesudahnya, apalagi yang di atasnya.

Mereka menakar kemuliaan diri dan manusia lain dari seberapa banyak aset yang ia punya. Adakah itu kita?

Kita perlu berhati-hati, meski benda yang kita tumpuk-tumpuk adalah radio kuno. Sebab, kita dapat terkena ayat berikutnya.

“Sampai kamu zartum (berkunjung, masuk, datang) ke dalam kubur.” (QS. At-Takaatsur 102: 2)

Hobi yang kita tekuni dapat menjadikan kita lupa usia sehingga tak ada yang menghentikannya kecuali zartum ke kubur.

Allah Ta’ala memperingatkan, “Jangan begitu! Kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu).” (QS. At-Takaatsur 102: 3)

Tidak cukupkah peringatan ini? Imam Hasan Al-Bashri mengingatkan, “Ini adalah ancaman setelah ancaman!” sebuah peringatan yang amat ditekankan. Inilah peringatan bagi orang-orang beriman agar tak menjadikan dunia sebagai hasrat terbesarnya sehingga menjadikannya lalai dari mengingat akhirat. []

Referensi: Mencari Ketenangan di tengah Kesibukan/Karya: Mohammad Fauzil Adhim/Penerbit: Pro-U Media

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: wa.me/6285860492560 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam20
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Renungan

Tiga Rukun Syukur kepada Allah

Renungan

Bolehkah Kita Menikmati Dunia?

Renungan

Takut Miskin

Renungan

Ambilan Pelajaran dari Perjalanan Hidup Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *