JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Sirah

Cara Nabi Mengusir Letih

Ketawadhu'an Rasulullah ﷺ

Rasulullah ﷺ mewanti-wanti para sahabat agar berhati-hati dengan waktu senggang. Beliau ﷺ bersabda, “Ada dua kenikmatan yang membuat banyak orang terpedaya yakni nikmat sehat dan waktu senggang.” (HR. Bukhari)

Letih dan jenuh kadang tidak cuma bisa disegarkan dengan santai. Ada banyak cara agar penyegaran bisa lebih bermakna dan sekaligus terjaga dari lalai.

Para sahabat Rasul ﷺ biasa mengisi waktu kosong dengan tilawah, zikir, dan salat sunnah. Itulah yang biasa mereka lakukan ketika suntuk saat jaga malam. Bergantian, mereka menunaikan shalat malam.

Bentuk lainnya adalah bermain dengan isteri dan anak-anak. Rasulullah ﷺ pernah lomba lari dengan Aisyah r.a. Kerap juga bermain ‘kuda-kudaan’ bersama dua cucu beliau, Hasan dan Husein. Dari sini, santai bukan sekadar menghilangkan jenuh. Tapi juga membangun keharmonisan keluarga.

Rasulullah ﷺ mengatakan, “Orang yang cerdik ialah yang dapat menaklukkan nafsunya dan beramal untuk bekal sesudah wafat. Orang yang lemah ialah yang mengikuti hawa nafsunya dan berangan-angan muluk terhadap Allah.” (HR. Abu Daud). []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Sirah

Lima Cahaya Keutamaan Abu Bakar

Sirah

Ketika Umar bin Khattab Temui Rasulullah Tidur di Atas Tikar, Hati di Atas Langit

Sirah

Abdullah bin Rawahah, Hancurkan Berhala untuk Sadarkan Sahabat Dekatnya

Sirah

Mengapa Masjid yang Pertama Kali Dibangun Nabi ketika di Madinah?

Leave a Reply