JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Sirah

Dermawannya Umar bin Khattab

Dermawannya Umar bin Khattab. Dari Yazid bin Aslam, dari ayahnya, ia berkata, “Aku keluar ke pasar bersama Umar bin Al-Khathab. Seorang perempuan muda berjumpa dengan Umar.

Perempuan itu berkata, “Wahai Amirul Mukminin, celaka suamiku! Dia meninggalkan anak-anak kecil. Mereka tidak memiliki kikil untuk dimasak. Mereka tidak memliki lahan untuk ditanami, tidak memiliki binatang untuk ditunggangi.

Aku takut mereka akan mati kelaparan, padahal aku adalah putrid Khufaf bin Ima’ Al Ghifari. Ayah menjadi saksi perjanjian Hudaibiyah bersama Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam.

BACA JUGA: Sebab Umar bin Khattab Dijuluki Al-Faruq

Umar tetap berdiri bersama perempuan itu, dan tidak meninggalkan tempat itu. Ia berkata, “Selamat datang perempuan yang memiliki silsilah yang jelas.”

Kemudian ia menghampiri seekor unta kuat yang terikat di rumah. Ia juga membawa dua buah wadah dan mengisinya dengan makanan.

Dengan kedua wadah itu ia juga membawa nafkah dan pakaian. Ia memacu unta itu dengan tali kekang. Kemudian ia berkata, “Ikuti perempuan itu! Jejaknya tidak akan hilang sampai Allah memberikan kebaikan kepada kalian.”

BACA JUGA:  Umar bin Khattab Percaya pada Saad bin Abi Waqqash

Seorang laki-laki berkata, “Wahai Amirul Mukminin, engkau terlalu berlebih dalam memberinya sesuatu.”

Umar menjawab, “Celaka kamu! Demi Allah sesungguhnya aku benar-benar melihat ayah dan saudara perempuan itu telah mengepung sebuah benteng selama beberapa lama. Kemudian keduanya berhasil menaklukan benteng itu. Karena jasannya, kita mendapatkan manfaat dari jerih payahnya.”

Sumber : Golden Stories, Kisah-Kisah Indah Dalam Sejarah Islam, Mahmud Musthafa Sa’ad & DR. Nashir Abu Amir Al-Humaidi, Pustaka Al-Kautsar

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Sirah

Rasulullah Memuliakan Tukang Sapu

Sirah

Pertolongan Allah

Sirah

Rasa Tanggung Jawab dan Iman kepada Akhirat dari Para Sahabat Nabi

Sirah

Penyesalan Sang Kakek

Leave a Reply