JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

Keutamaan Mencium Hajar Aswad Ketika di Tanah Suci

Berikut beberapa alasan mengapa kita perlu mencium Hajar Aswad:

Hajar Aswad merupakan batu yang turun dari surga

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda, “Hajar aswad turun dari surga padahal batu tersebut begitu putih lebih putih daripada susu. Dosa manusialah yang membuat batu tersebut menjadi hitam”. ( HR. Tirmidzi no. 877. Shahih menurut Syaikh Al Albani)

BACA JUGA: Selendang Nabi untuk Pindahkan Hajar Aswad

Hajar Aswad menjadi saksi pada hari kiamat

Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda mengenai hajar Aswad, “Demi Allah, Allah akan mengutus batu tersebut pada hari kiamat dan ia memiliki dua mata yang bisa melihat, memiliki lisan yang bisa berbicara dan akan menjadi saksi bagi siapa yang benar-benar menyentuhnya” (HR. Tirmidzi no. 961, Ibnu Majah no. 2944 dan Ahmad 1: 247. Abu Isa At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan dan Syaikh Al Albani menshahihkan hadits ini).

Mencium Hajar Aswad merupakan sunah Rasul

“Dari ‘Abis bin Robi’ah, ia berkata, “Aku pernah melihat ‘Umar (bin Al Khottob) mencium Hajar Aswad. Lantas ‘Umar berkata, “Sesungguhnya aku menciummu dan aku tahu bahwa engkau hanyalah batu. Seandainya aku tidak melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menciummu, maka tentu aku tidak akan menciummu” (HR. Bukhari no. 1597, 1605 dan Muslim no. 1270).

Dalam sebuah hadits lain disebutkan :

“Sesungguhnya aku menciummu dan aku tahu bahwa engkau adalah batu yang tidak bisa memberikan mudhorot (bahaya), tidak bisa pula mendatangkan manfaat. Seandainya bukan karena aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menciummu, maka aku tidak akan menciummu.” (HR. Muslim no. 1270).

BACA JUGA:  Rahasia Ibadah Haji

Maka ciumlah Hajar Aswad dengan niat semata-mata karena ingin mengikuti sunah Rasulullah, bukan untuk menyembah wujud Hajar Aswad sebagai batu. Jangan sampai niat kita yang awalnya ingin beribadah dan mengikuti sunah Rasul, malah menjadi suatu hal yang keliru. Misal kita malah menjadikan Hajar Aswad sebagai tempat memohon dan meminta karena sejatinya hanya Allah-lah yang pantas kita jadikan sandaran dalam hidup ini. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

Jangan Menghina Sesama Muslim

Kajian

3 Larangan bagi Seorang Muslim

Kajian

Tanda-tanda Husnul Khatimah

Kajian

Ayat Terakhir Al-Quran

Leave a Reply