JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Uncategorized

Hati-hati Ujub

Nabi kita yang mulia Shalallahu alaihi wasallam bersabda,

ان الله لاينظر الى صوركم واموالكم ولكن ينظر الى كل

‘Sungguh Allah tidak melihat kepada rupa dan harta kalian, melainkan Dia melihat hati dan amalan kalian’ [HR. Muslim]

Sebelum menjelaskan hadits ini. Sejenak mari kita lihat bahwasanya dosa-dosa besar itu terbagi dua.

BACA JUGA:  Ujub Menghancurkan Amal

Pertama, dosa-dosa besar yang dilakukan oleh anggota badan. Contohnya berzina, mencuri, atau membunuh.

Kedua, dosa-dosa besar yang dilakukan oleh hati. Contohnya sombong dan hasad.

Terkait dengan dosa-dosa besar yang dilakukan oleh hati, Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdillah al-Fauzan -hafizahullah-. menyebutkan bentuk bisa berupa sombong, angkuh, ujub, merendahkan manusia, menghina, hasad, membenci kebenaran, dan mencintai kemungkaran.

Dari hadits di atas sebenarnya kita dapat menarik benang merah bahwa Allah sama sekali tidak mempertimbangkan fisik yang kuat, rupa yang cantik menawan, tampilan yang good-looking, sebagai indikator kebaikan seseorang jikalau itu semua tidak disertai dengan hati yang baik.

Keindahan rupa dan fisik tak berarti apa-apa di hadapan Allah Taala.

Sebaliknya jika itu dimiliki oleh seseorang yang memiliki hati fasiq, yang membuatnya berhak merasa sombong dan ujub dengan nikmat fisik dan rupa yang Allah berikan tersebut, maka Allah akan siapkan balasan yang berat untuk hal tersebut.

Tidak hanya itu, kebanggaan atas fisik dan rupa merupakan karakteristik dari orang-orang munafik. Sebagaimana Allah berfirman,

وَإِذَا رَأَيْتَهُمْ تُعْجِبُكَ أَجْسَامُهُمْ ۖ وَإِنْ يَقُولُوا تَسْمَعْ لِقَوْلِهِمْ ۖ كَأَنَّهُمْ خُشُبٌ مُسَنَّدَةٌ ۖ يَحْسَبُونَ كُلَّ صَيْحَةٍ عَلَيْهِمْ ۚ هُمُ الْعَدُوُّ فَاحْذَرْهُمْ ۚ قَاتَلَهُمُ اللَّهُ ۖ أَنَّىٰ يُؤْفَكُونَ

Dan jika kamu melihat pada mereka, tampilan fisik mereka akan membuatmu terkagum-kagum. Dan jika mereka berkata kamu mendengarkan perkataan mereka. Mereka adalah seakan-akan kayu yang tersandar. Mereka mengira bahwa tiap-tiap teriakan yang keras ditujukan kepada mereka. Mereka itulah musuh (yang sebenarnya) maka waspadalah terhadap mereka; semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka sampai dipalingkan (dari kebenaran)? (QS. al-Munafiqun: 4)

BACA JUGA: Saudaraku, Berhati-hatilah terhadap Ujub

Lagi pula jikalau kita mau renungkan lebih jauh, apalah arti membanggakan sesuatu yang sifatnya cuman pemberian. Seseorang tidak pernah minta akan dilahirkan dengan bentuk fisik seperti apa. Warna kulit yang mana. Atau dengan tampilan wajah versi apa. Aspek fisik benar-benar suatu pemberian yang kita tidak punya andil apa-apa.

Karenanya Allah tidak menghitung aspek fisik sebagai suatu indikator kebaikan.

Siapapun yang merasa direndahkan karena tampilan fisik yang kurang menarik. Maka hendaknya mengingat hal ini. Abaikanlah apa yang orang-orang katakan, namun segera memperbaiki hati dan karakter kita. Karena dengan cara itulah Allah akan ridho. Saat Allah ridho, tentu Allah akan berikan sesuatu yang jauh lebih baik dalam kehidupan ini. []

SUMBER: MUSLIMPLUS.ID

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Uncategorized

Orang-Orang yang Masuk Surga tanpa Hisab

Uncategorized

Larangan Dengki

Uncategorized

Tangis di Abwa

Uncategorized

Mengabaikan Ucapan Buruk Orang Lain kepadamu

Leave a Reply