JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Uncategorized

Ikhlas

Kata ikhlas berasal dari bahasa Arab “Akhlasa” yang artinya bersih, lurus dan suci. Ikhlas secara bahasa artinya bersih hati, tulus dan rela. Orang yang melakukan pekerjaan dengan ikhlas adalah orang yang bekerja secara suka rela, tulus atau tanpa pamrih dan mengharapkan imbalan.

Ikhlas adalah melaksanakan amal kebajikan yang semata-mata karena Allah SWT yakni mengharap keridhaan-Nya. Segala amal perbuatan manusia dapat disebut baik atau buruk tergantung pada niatnya.

Jika niatnya baik maka akan menjadi baik amal perbuatannya begitu pula sebaliknya jika niatnya buruk, maka menjadi buruk lah amal perbuatannya, meskipun pada lahirnya amal perbuatan itu baik.

BACA JUGA: Ikhlas, Buah Ketauhidan

Membantu atau memberikan sesuatu kepada orang lain merupakan perbuatan dan amal yang baik. Tetapi terkadang dapat menjadi amal perbuatan yang sia-sia dan tidak berarti (tidak mendapatkan pahala), karena niatnya ingin mendapatkan simpati dari orang lain atau bermaksud agar dianggap sebagai dermawan oleh orang lain. Itulah yang dinamakan perbuatan tidak ikhlas, bukan semata-mata mengharap ridha Allah.

Ikhlas sangatlah penting, karena merupakan ruh dari setiap amal perbuatan manusia. Amal perbuatan yang tidak dilandasi dengan keikhlasan, maka itu merupakan amal perbuatan yang tidak mempunyai ruh. Semua amal baik jika dilakukan dengan niat baik dan ikhlas maka akan mendapat imbalan pahala ibadah akan diterima oleh Allah SWT.

Rasulullah ﷺ bersabda:

لَا يَقْبَلُ الله مِنَ الْعَمَلِ اِلَّامَاكَانَالَهُ خَالِصًا وَابْتُغِىَ بِهِ وَجْهَهُ

Artinya: “Allah tidak menerima amalan, melainkan amalan yang ikhlas dan yang karena untuk mencari keridhaan-Nya.” (H.R Ibnu Majah)

Allah SWT berfirman:

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ

Artinya : “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus”. (QS Al-Bayyinah :5)

BACA JUGA: Saudaraku, Sudahkah Kita Ikhlas?

Bahkan semua perbuatan yang tidak dilarang dalam agama dapat menjadi amal ibadah dan mendapatkan pahala, apabila ada niat baik dan ikhlas, dan akan menjadi amal perbuatan sia-sia apabila tidak ada niat baik dan ikhlas. Misalnya memberi makan keluarga, anak dan istri dan lain sebagainya. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Uncategorized

Orang-Orang yang Masuk Surga tanpa Hisab

Uncategorized

Larangan Dengki

Uncategorized

Tangis di Abwa

Uncategorized

Mengabaikan Ucapan Buruk Orang Lain kepadamu

Leave a Reply