JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

Jadilah Pedagang yang Jujur

Rasulullah ﷺ, sebagai panutan kita, dibesarkan di lingkungan keluarga yang berkecimpung dalam perdagangan. Kakek beliau Abdul Muthalib adalah pedagang yang sukses dan terkenal. Paman beliau Abu Thalib juga seorang pedagang. Sejak masih remaja beliau sering diajak oleh Abu Thalib untuk berdagang ke Negeri Syam.

Apapun tingkatan dari pedagang, profesi pedagang yang jujur dan amanah adalah pekerjaan yang mulia.

Rasulullah ﷺ seringkali memuji dan memotivasi para pedagang. Diantaranya beliau bersabda:

“Pedagang yang jujur dan terpercaya akan dibangkitkan bersama para Nabi, orang-orang shiddiq dan para syuhada” (HR. Tirmidzi no.1209, ia berkata: “Hadits hasan, aku tidak mengetahui selain lafadz ini”)

Dari Rafi’ bin Khadij ia berkata, ada yang bertanya kepada Nabi: ‘Wahai Rasulullah, pekerjaan apa yang paling baik?’. Rasulullah ﷺ menjawab: “Pekerjaan yang dilakukan seseorang dengan tangannya dan juga setiap perdagangan yang mabrur (baik)” (HR. Al Baihaqi dalam Al Kubra 5/263, dishahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah 607)

NABI Muhammad ﷺ juga menganjurkan umatnya berdagang. ”Hendaklah kamu berdagang, karena di dalamnya terdapat 90 persen pintu rezeki,” hadist riwayat Imam Ahmad. Dari Mu’az bin Jabal, Rasulullah SAW berkata, ”Sesungguhnya, sebaik-baik usaha adalah usaha perdagangan,” hadist riwayat Baihaqi. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: wa.me/6285860492560 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam20
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

4 Makna Kata Fitnah dalam Al-Quran

Kajian

Hukum Masbuk (Makmum yang tertinggal) dalam Shalat (2-Habis)

Kajian

Hukum Masbuk (Makmum yang tertinggal) dalam Shalat (1)

Kajian

Hukum Menjual Daster (2-Habis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *