JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Baiti Jannati

Kenapa Allah Menyebut Suami-Istri Itu Seperti Pakaian?

Allah Ta’ala berfirman:

هُنَّ لِبَاسٌ لَّكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَّهُنَّ

“Mereka (istri-istri kalian) adalah pakaian bagi kalian, dan kalian pun adalah pakaian bagi mereka.” (QS. Al-Baqarah: 187)

Ayat ini sangat indah dan dalam maknanya. Allah tidak sekadar menyebut hubungan suami-istri sebagai ikatan, tetapi menggambarkannya seperti pakaian. Mengapa?

BACA JUGA:  Jika Suami Takut Istri

Karena pakaian itu menutup aib, melindungi, menghangatkan, dan menghiasi. Demikian pula suami dan istri. Seorang suami seharusnya menjadi penutup kekurangan istrinya, bukan justru membuka aibnya. Begitu pula seorang istri, hendaknya menjaga kehormatan suaminya, bukan mengumbar keburukannya kepada orang lain.

Pakaian juga adalah sesuatu yang paling dekat dengan tubuh. Ini menunjukkan bahwa hubungan suami-istri semestinya dibangun di atas kedekatan hati, kasih sayang, kepercayaan, dan rasa aman. Bukan hanya hidup serumah, tetapi juga saling menjadi tempat pulang, tempat bercerita, dan tempat menenangkan jiwa.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ”

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya.” (HR. Tirmidzi)

Hadits ini menunjukkan bahwa kebaikan seorang muslim paling nyata terlihat dari bagaimana ia memperlakukan pasangannya di rumah. Bukan hanya baik di depan orang lain, tetapi kasar kepada pasangan sendiri.

BACA JUGA:  Perekat Terkuat Suami Istri Bukanlah Cinta, Melainkan Agama

Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata, “Aku senang berhias untuk istriku sebagaimana aku juga suka jika istriku berhias untukku.”

Ini menunjukkan bahwa hubungan suami-istri dalam Islam dibangun di atas saling memberi hak, perhatian, dan keindahan akhlak.

Maka, ketika Allah menyebut suami-istri seperti pakaian, itu adalah isyarat agar rumah tangga menjadi tempat menutup luka, bukan menambah luka; memberi ketenangan, bukan kegelisahan. Jika masing-masing memahami ini, insyaAllah rumah tangga akan lebih dekat kepada sakinah, mawaddah, dan rahmah. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Baiti Jannati

10 Prinsip Praktis Menjadi Teladan bagi Anak

Baiti Jannati

Bagaimana Menjadi Teladan yang Baik bagi Anak?

Baiti Jannati

Menikahkan Anak karena Allah, Tanda Keimanan

Baiti Jannati

Suami yang Buruk Akhlaqnya