JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

Kenapa Harus Berdoa?

Doa Pagi Hari

Berdo’a dan memohon kepada Allah adalah sifat hamba-hamba-Nya yang shaleh dan dengannya mereka dipuji dalam banyak ayat al-Qur-an.

Allah berfirman:

{إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ}

“Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka (selalu) berdo’a kepada Kami dengan berharap dan takut. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu’ (dalam beribadah)” (QS al-Anbiyaa’: 90).

BACA JUGA: Saudaraku, Jika Doa Belum Terkabul

Dalam ayat lain, Allah memuji hamba-hamba-Nya yang shaleh dalam firman-Nya:

{تَتَجَافَى جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ}

“Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya (karena mereka selalu mengerjakan ibadah dan shalat ketika manusia sedang tertidur di malam hari), sedang mereka berdo’a kepada Allah dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka” (QS as-Sajdah: 16).

Allah juga berfirman tentang sifat-sifat ‘ibadur Rahman (hamba-hamba Allah yang maha pemurah):

{وَالَّذِينَ يَبِيتُونَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَقِيَامًا. وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا}

“Dan mereka adalah orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan beribadah kepada Rabb mereka (Allah ). Dan mereka berdo’a: “Ya Rabb kami, jauhkan kami dari azab (neraka) Jahannam, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal” (QS al-Furqaan: 64-65).

Mereka selalu berdo’a kepada Allah karena mereka mengetahui dan meyakini bahwa semua kebaikan dunia dan akhirat ada di tangan-Nya, semua kebutuhan manusia hanya Dia-lah yang maha kuasa memenuhinya, serta semua keburukan yang ditakutkan menimpa mereka hanya Dia yang maha mampu mencegahnya. Maka dengan keyakinan ini, mereka selalu berdo’a dan memohon kepada Allah di semua waktu dan keadaan, karena kunci untuk membuka pintu-pintu kebaikan yang ada di tangan Allah adalah dengan sungguh-sungguh memohon dan meminta kepada-Nya.

BACA JUGA:  Doa Agar Telepas dari Hutang

Imam Mutharrif bin ‘Abdillah bin asy-Syikhkhiir berkata: “Aku mengingat-ingat apakah penghimpun segala kebaikan, karena kebaikan itu banyak; puasa, shalat (dan lain-lain). Semua kebaikan itu ada di tangan Allah , maka jika kamu tidak mampu (memiliki) apa yang ada di tangan Allah kecuali dengan memohon kepada-Nya agar Dia memberikan semua itu kepadamu, maka berarti penghimpun (semua) kebaikan adalah berdo’a (kepada Allah )”.

Senada dengan ucapan di atas, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata: “Sesungguhnya berdo’a (kepada Allah ) adalah kunci (pembuka) segala kebaikan”. []

SUMBER: ABU ABDURRAHMAN MANADO

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

Kedudukan Kesalahan atau Dosa yang Tidak Disengaja, Lupa, dan Dipaksa

Kajian

Apa Itu Syafa'at dan Pembagiannya?

Kajian

Kedudukan Shalat dalam Islam

Kajian

Hukum Orang yang Meninggalkan Shalat Fardhu

Leave a Reply