JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Renungan

Keutamaan Tadabur

Saya memerhatikan ilmu dan hikmah yang aneh dari orang-orang yang mengaku berilmu. Saya amati secara mendalam, ternyata mereka sekadar mendengar sesuatu dari telinga ke telinga dan dari mulut ke mulut tanpa pernah mendalami dengan sepenuh hati. Terlintas kemudian dalam benak saya suatu hal yang baru. Saya sungguh melihat, bahwa mereka seperti orang yang kehausan.

Saya menangkap isyarat, seandainya mereka memahami hal ini, niscaya mereka akan memuji. Saya pun akan menghargai mereka dan akan memperlihatkan kebaikan-kebaikan perkataan saya. Namun, ketika itu semua tiada saya peroleh, saya akan berpaling muka.

BACA JUGA:  Semakin Mengenal Alam, Semakin Tunduk pada Kebesaran Allah

Terlintas dalam pikiran saya, bahwa sesungguhnya Allah telah menciptakan sekalian makhluk, lalu merapikan susunan ciptaan-Nya, dan memperlihatkan semua ciptaan itu pada hati manusia.

Ketika hati manusia memerhatikan ciptaan-Nya dengan penuh kesadaran dan mendalam, hamba itu akan beroleh pujian dari Sang Pencipta.

Demikian juga al-Qur’an diturunkan Nya dengan muatan hikmah yang mengagumkan. Barang siapa merenungkan nya dengan saksama dan berinteraksi dengannya di saat menyendiri, ia akan menggapai keridhaan Si Penuturnya (Yang Maha Berbicara, Allah -Penja dan akan semakin akrab dengan-Nya.

BACA JUGA:  Sifat-sifat Allah

Namun, jika hanya memahami hal hal yang bersifat indrawi, kita tidak akan mendapat yang demikian, sebagaimana firman-Nya,

“Aku akan memalingkan orang-orang yang menyombong kan dirinya di muka bumi tanpa 81 alasan yang benar.” (al-A’raf [7]: 146) []

Sumber: Shaidul Khatir, Cara Manusia Cerdas Menang dalam Hidup, karya Imam Ibnu Al Jauzi, Penerbit Maghfirah Pustaka, Cetakan Juni 2022

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Renungan

Saudaraku, Bukankan telah Usiamu Dipanjangkan?

Renungan

Mengapa Ujian Nikmat Lebih Berat daripada Ujian Derita?

Renungan

Sabar yang Mengantarkan ke Surga

Renungan

Bukan yang Terbanyak, tapi yang Terbaik Amalannya